Pada 20 Oktober, Perlintasan Kereta Api Roxy Ditutup Permanen

Kompas.com - 13/09/2017, 08:24 WIB
Banner berisi pemberitahuan penutupan perlintasan kereta api terpasang di tembok fly over yang terletak di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaBanner berisi pemberitahuan penutupan perlintasan kereta api terpasang di tembok fly over yang terletak di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah spanduk berisi pemberitahuan penutupan perlintasan kereta api terpasang di tembok fly over yang melintas di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam banner tersebut disampaikan uji coba penutupan perlintasan kereta api dimulai pada 28 September 2017 hingga 12 Oktober 2017.

Sedangkan penutupan permanen perlintasan kereta api tersebut akan dilakukan mulai tanggal 20 Oktober 2017.

Disebutkan pula, bagi pengguna jalan dari arah Grogol atau Jalan Kyai Tapa yang akan menuju kawasan Harmoni dan Jalan Gajah Mada dapat melalui putaran di bawah fly over menuju Tomang Mandala, ke arah Tomang Utama, lalu melintasi Tomang Raya.

Baca: Tak Berpalang, Perlintasan KA di Slipi Petamburan Dijaga Anak Punk

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak, banner pemberitahuan tersebut telah terpasang sejak awal September lalu.

"Jadi memang dipasang jauh-jauh hari agar sosialisasi kepada warga lebih efektif," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya peraturan tersebut berdasarkan UU no. 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian beserta pelaksanaannya dan UU no. 22 tahun 2008 tentang lalu lintas dan angkutan jalan beserta aturan pelaksanaannya.

"Jadi kalau ada perlintasan kereta api dan fly over, maka perlintasan kereta api itu harus ditutup demi keselamatan pengguna jalan," sebutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

Megapolitan
70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

Megapolitan
Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Megapolitan
Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Megapolitan
Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Megapolitan
Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Megapolitan
Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Megapolitan
DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Megapolitan
Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Megapolitan
Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X