Sidang Pembacaan Pledoi Terdakwa Perampokan di Pulomas Ditunda

Kompas.com - 26/09/2017, 15:06 WIB
Agenda pembacaan pledoi terdakwa perampokan dan pembunuhan Pulomas ditunda hingga Selasa pekan depan. Foto diambil Selasa (26/9/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comAgenda pembacaan pledoi terdakwa perampokan dan pembunuhan Pulomas ditunda hingga Selasa pekan depan. Foto diambil Selasa (26/9/2017).
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang lanjutan kasus perampokan dan pembunuhan Pulomas dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari tim kuasa hukum terdakwa ditunda hingga Selasa (3/10/2017).

Penundaan tersebut dilakukan lantaran absennya tim kuasa hukum terdakwa Ridwan Sitorus alias Ius Pane, Erwin Situmorang, dan Alfin Sinaga dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

"Karena ini sudah pukul 14.35 WIB dan tim penasihat hukum terdakwa belum hadir maka diputuskan sidang akan ditunda hingga Selasa pekan depan," kata Hakim Ketua Gede Iriawan.

Gede kemudian meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menyampaikan penundaan sidang tersebut ke tim penasihat hukum terdakwa.

Baca: Dua Terdakwa Perampokan di Pulomas Dituntut Hukuman Mati

"Tolong JPU berkoordinasi dengan tim kuasa hukum terdakwa soal penundaan sidang ini. Juga tolong sampaikan menyiapkan materi pembelaan untuk terdakwa," ujar dia.

Kasus perampokan di Pulomas terjadi pada Desember 2016 dan menewaskan enam orang setelah disekap di dalam kamar mandi.

Korban meninggal dunia dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang adalah sopir keluarga Dodi. 

Adapun korban selamat adalah Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X