Tunjangan Transportasi DPRD DKI Rp 21,5 Juta per Bulan

Kompas.com - 06/10/2017, 07:50 WIB
Sidang paripuna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (31/7/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Sidang paripuna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (31/7/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai ganti dari mobil dinas anggota DPRD DKI yang ditarik, Pemprov DKI Jakarta memberikan tunjangan transportasi untuk mereka. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, tunjangan transportasi untuk anggota Dewan harus di bawah pimpinan DPRD DKI. Artinya kapasitas mobil yang digunakan tidak boleh di atas 2.500 cc seperti mobil pimpinan Dewan.

"Patokannya adalah cc mobil. Anggota itu di bawah 2,500 cc. Kalau di bawah 2500 cc, boleh dong mobil 2.400 cc," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kamis (5/10/2017).

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, awalnya ada tiga merk mobil yang ditaksir harga sewa per bulannya. Tiga mobil itu adalah Toyota Land Cruiser Prado, Honda Accord, dan Toyota Camry. Djarot mengatakan mobil yang kapasitas mesinnya 2.400 cc adalah Honda Accord. Dalam penilaian, angka yang keluar untuk mobil jenis itu adalah Rp 21,5 juta.

Baca juga: Anggota DPRD DKI: Saya Minta Mobil Dinas Segera Ditarik, Pemda-nya Lambat...


"Saya tawarkan ambil yang 2.400 cc, dalam hal ini Accord. Artinya Rp 21,5 juta (per bulan), ini yang kami masukkan," ujar Djarot.

Tunjangan transportasi anggota Dewan akan diberikan setelah semua mobil dinas ditarik. Ada 101 mobil dinas anggota DPRD DKI dengan merk Toyota Corolla Altis. Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) menyiapkan tempat penampungan mobil-mobil itu di kawasan Pulomas. Nantinya, mobil itu akan langsung dilelang.

Sebenarnya mobil itu belum bisa dilelang karena usianya belum mencapai 7 tahun. Namun, Djarot meminta ada pengecualian dalam kasus itu.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya berkirim surat ke Kementerian Keuangan untuk minta izin melelang mobil itu.

Lihat juga: Djarot Minta Mobil Dinas Anggota DPRD DKI Segera Ditarik dan Dilelang

"Pak Gubernur ini minta pengecualian karena mobil 101 ditumpuk dimana? Lalu yang jaga siapa? Perawatannya bagaimana? Kalau dikasih pejabat, pejabat mana yang dikasih kan semua sudah pakai," ujar Saefullah.

"Kami khawatir kalau disimpan nanti (harganya) menyusut terus. Kami sedang bersurat ke Kemenkeu minta diizinkan untuk dilakukan lelang umum agar nilainya tetap baik," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X