Jelang Misa Natal, Sandiaga Imbau Warga Jaga Toleransi

Kompas.com - 24/12/2017, 09:08 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam acara IDI Fun Run di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (24/12/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam acara IDI Fun Run di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (24/12/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau semua warga untuk menjaga toleransi menjelang misa malam Natal, Minggu (24/12/2017). Dia meminta semua pihak menjaga agar ibadah umat Kristiani itu berjalan khidmat.

"Kami imbau semua pihak untuk menjaga toleransi, menjaga kekhidmatan perayaan dan kami ingin memastikan bahwa perayaan untuk umat Kristiani, umat Nasrani, ini bisa berlangsung aman, nyaman, bagi mereka," ujar Sandiaga di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu pagi.

Baca juga : Jelang Natal, Unit Jibom Sisir Gereja di Jawa Barat

Sandiaga menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan persiapan optimal untuk pengamanan Natal 2017.

Pemprov DKI Jakarta, kata Sandiaga, terus berkoordinasi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) DKI Jakarta, seperti Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

Sandiaga bersama Gubernur DKI Anies Baswedan dan FORKOPIMDA akan berbagi tugas untuk meninjau gereja-gereja di Ibu Kota selama misa Natal malam nanti.

"Nanti malam kami akan kunjungan ke titik-titik untuk memastikan bahwa situasi Natal dan menjelang tahun baru kondusif," kata Sandiaga.

Baca juga : Terima Remisi Natal, 175 Napi Langsung Bebas

Berdasarkan agenda yang diterima Kompas.com, mulai pukul 18.00 WIB nanti, baik Sandiaga maupun Anies akan memantau dan melakukan pengawasan malam Natal bersama FORKOPIMDA.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X