Polisi Selidiki Kelalaian dari Robohnya Podium di Pakubuwono Spring

Kompas.com - 27/12/2017, 13:34 WIB
Bangunan ambruk di Apartemen Pakubuwono Spring di Jalan Teuku Nyak Arief, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARBangunan ambruk di Apartemen Pakubuwono Spring di Jalan Teuku Nyak Arief, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyelidiki insiden robohnya podium di Apartemen Pakubuwono Spring, Jakarta Selatan yang menewaskan tiga pekerja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki apakah ada unsur kelalaian dalam insiden tersebut.

"Makanya kami cek nanti. Makanya pasalnya tentang kelalaian, apakah ada unsur kelalaian di sana, tetapi tetap harus kami lakukan pembuktian di situ," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/12/2017).

Argo menambahkan, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tersebut. Nantinya, hasil olah TKP yang akan membuktikan, apakah ada unsur kelalaian atau tidak dalam insiden itu.

Baca juga: Ini Tembok Apartemen Pakubuwono Spring yang Tewaskan Tiga Pekerja

"Kami akan cek tentang strukturnya, spesifikasi, keselamatan kerja, kami cek semua, itu kan pekerjaannya sampai malam. Ada kecelakaan malam hari apa sudah sesuai atau tidak, itu yang kami lakukan penyelidikan," katanya.

Sejauh ini, lanjutnya, penyidik telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus tersebut.

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pekerja sedang mengerjakan fabrikasi kayu atau plafon di area podium. Area podium patah dan roboh pada tepinya, Rabu dini hari.

Baca juga: Tembok Apartemen Pakubuwono Spring Roboh, Tiga Orang Tewas

"Pekerja bangunan yang berada di bawah tertimpa reruntuhan bangunan hingga mengakibatkan enam pekerja menjadi korban," ujar Mardiaz.

Dari enam korban, tiga di antaranya meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan. Mereka adalah Adi alias Bima, Kirul Ma'sum, dan Dedi Irawan.

Kompas.com masih berusaha mendapat konfirmasi dari pihak pengelola apartemen dan perusahaan tempat para pekerja bekerja.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Megapolitan
Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

Megapolitan
Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Megapolitan
Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X