Ini Tembok Apartemen Pakubuwono Spring yang Tewaskan Tiga Pekerja

Kompas.com - 27/12/2017, 11:46 WIB
Bangunan ambruk di Apartemen Pakubuwono Spring di Jalan Teuku Nyak Arief, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARBangunan ambruk di Apartemen Pakubuwono Spring di Jalan Teuku Nyak Arief, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara di Apartemen Pakubuwono Spring di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017) siang.

Pantauan Kompas.com di lokasi, komplek apartemen di Jalan Teuku Nyak Arief tertutup pagar seng setinggi 2 meter. Gerbangnya ditutup dan dijaga rapat oleh petugas keamanan proyek. Dari celah pagar terlihat bangunan yang diberi garis polisi, yakni bangunan kotak dengan beronjong batu kali.

Bangunan kotak tersebut ditutupi terpal. Beberapa batu-batu kali yang belum diberonjong terlihat berserakan di lokasi.

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pekerja sedang mengerjakan fabrikasi kayu atau plafon di area podium. Area podium patah dan roboh pada tepinya, Rabu dini hari.

Baca juga: Tembok Apartemen Pakubuwono Spring Roboh, Tiga Orang Tewas

"Pekerja bangunan yang berada di bawah tertimpa reruntuhan bangunan hingga mengakibatkan enam pekerja menjadi korban," ujar Mardiaz.

Dari enam korban, tiga di antaranya meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan. Mereka adalah Adi alias Bima, Kirul Ma'sum, dan Dedi Irawan.

Baca juga: Kronologi Robohnya Podium Pakubuwono Spring yang Tewaskan Tiga Pekerja

Kompas.com masih berusaha mendapat konfirmasi dari pihak pengelola apartemen dan perusahaan tempat para pekerja bekerja.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X