Suami Diduga Tendang Istri yang Sedang Hamil, Bayinya Meninggal - Kompas.com

Suami Diduga Tendang Istri yang Sedang Hamil, Bayinya Meninggal

Kompas.com - 09/01/2018, 18:39 WIB
Ilustrasi bayi.miraclebaby.co.uk Ilustrasi bayi.

JAKARTA, KOMPAS.com - K (21), diduga menyiksa istrinya, LR (21) yang tengah hamil tua. Dia diduga melakukan aksi tersebut karena menuding janin yang dikandung LR bukanlah anaknya.

"Seorang bapak menendang istrinya yang sedang mengandung 8 bulan lebih sehingga sang istri kesakitan lalu dibawa ke rumah sakit, terus ditolong oleh dokter lahir anaknya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Selasa (9/1/2018).

Nico menambahkan, diduga karena tendangan dari K, anak yang dikandung istrinya lahir dalam kondisi tidak sehat. Tak lama setelah dilahirkan, anak tersebut meninggal dunia.

Baca juga : Disimpan di Koper dan Dibuang ke Jalan, Bayi Ini Masih Hidup dan Sehat

"Istrinya hamil 8 bulan 2 minggu dan pada saat melahirkan diketahui ternyata ada ari ari putus karena ditendang tersebut, kemudian tidak lama si bayi meninggal dunia," kata Nico.

K diduga menganiaya istrinya di Jalan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat pada 4 Januari 2018. Keesokan harinya, LR mengeluhkan sakit pada perutnya hingga mengalami pendaharan.

Akhirnya, LR dibawa ke rumah sakit dan dilakukan operasi caesar. Tiga hari pasca operasi, dokter menyatakan bayinya telah meninggal dunia.


EditorDian Maharani

Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X