Ditunggu Taufik di Balai Kota, Sandi Bilang Mau Bahas Rumah DP Rp 0 - Kompas.com

Ditunggu Taufik di Balai Kota, Sandi Bilang Mau Bahas Rumah DP Rp 0

Kompas.com - 07/02/2018, 11:05 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik di Balai Kota,Rabu (7/2/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik di Balai Kota,Rabu (7/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menunggu kedatangan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/2/2018). Ketika tiba, Sandi mengatakan bahwa dirinya dan Taufik akan membahas program rumah DP Rp 0.

"Hari ini juga ada Pak Taufik, kami ingin mulai bicara mengenai rumah DP Rp 0 karena sudah mulai terlihat bentuknya. Kami ingin juga teman-teman di DPRD terkomunikasikan, tersosialisasikan," kata Sandi.

Kabar terbaru soal rumah DP Rp 0, kata Sandi, yaitu ada pengembang swasta yang mau ikut program tersebut. Hal itu juga akan dibicarakan dengan Taufik. Sandi ingin anggota DPRD DKI Jakarta mengetahui perkembangan program itu.

"Sambil kami menyiapkan kelengkapan regulasi yang nanti menurut rencana insya Allah April kami akan bangun," ujar Sandiaga.

Baca juga: Soal Rusun DP Rp 0, Sandi Dapat Masukan dari Asosiasi Penghuni Rusun

Bulan lalu, Taufik mengatakan ada perusahaan swasta yang tertarik membangun rumah dengan skema pembiayaan DP Rp 0. Dia menyebut PT Nusa Kirana berminat membangun rumah di Jalan Malaka, Rorotan.

"Swasta banyak, lho, yang mau kerja sama, misalnya sebentar lagi ada di Malaka, Rorotan, itu ada perusahaan Nusa Kirana, dia akan bangun, mungkin sekitar 200 unit," kata Taufik di Tanah Abang pada 20 Januari.

"Di sana dia akan bangun rumah landed, rumah tapak," ujar Taufik.

Ia mengatakan, hal itu sempat dibicarakan secara informal dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Jika lancar, kata Taufik, groundbreaking bisa dilakukan Februari.

Namun, kata Taufik, sayang kalau jenis rumah yang dibangun adalah rumah tapak. Taufik mengusulkan agar rumah dibangun sebanyak dua sampai tiga lantai.

"Saya pikir supaya dapatnya lebih banyak mestinya dinaikin lagi saja, dua-tiga lantai," ujar Taufik.


EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya


Close Ads X