"Yang Buang Sampah ke Danau Sunter Kita Apakan? Tenggelamkan!"

Kompas.com - 25/02/2018, 09:23 WIB
Kawasan sekitar Danau Sunter, Jakarta Utara, berubah menjadi lautan manusia, Minggu (25/2/2018). Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan bertanding dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di danau itu hari ini. Sandiaga akan berenang sementara Susi akan berdayung. KOMPAS.com/NURSITA SARIKawasan sekitar Danau Sunter, Jakarta Utara, berubah menjadi lautan manusia, Minggu (25/2/2018). Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan bertanding dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di danau itu hari ini. Sandiaga akan berenang sementara Susi akan berdayung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tampak bersemangat untuk memulai pertandingannya dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di  Festival Danau Sunter, Minggu (25/2/2018) ini.

Sandiaga akan berenang sementara Susi akan berdayung di danau itu hari ini.

Sebelum memulai pertandingan, Sandiaga memberikan sambutan. Ia meminta warga untuk menjaga Danau Sunter.

"Kita jaga Danau Sunter, siap? Yang buang sampah ke Danau Sunter kita apakan?" tanya Sandiaga kepada warga.

Warga langsung berteriak, "Tenggelamkan!"

Baca juga : Anies Ikuti Keseruan Sandiaga Vs Menteri Susi di Festival Danau Sunter

"Oke sama-sama ya. Yang buang sampah ke Danau Sunter kita apakan? Tenggelamkan!" kata Sandiaga.

Susi tersenyum mendengar perkataan Sandiaga itu.

Dalam sambutannya, Sandiaga mengucapkan terima kasih kepada Susi yang mau berpartisipasi dalam Festival Danau Sunter.

 Para atlet DKI Jakarta juga akan ikut tanding renang dalam festival tersebut.

Festival itu sekaligus menjawab tantangan Susi agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga menjadikan Danau Sunter seperti danau di Geneva, Swiss.

Baca juga : Ada Festival, Dua Ruas Jalan Dekat Danau Sunter Ditutup hingga Sore



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

Megapolitan
Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Megapolitan
Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Megapolitan
Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X