Anies: Dari 40 Gedung yang Punya Sumur Resapan, Hanya 1 yang Sesuai Pergub

Kompas.com - 11/04/2018, 19:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/4/2018), saat mengumumkan daftar gedung-gedung di Jalan Sudirman-Thamrin. KOMPAS.com/JESSI CARINAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/4/2018), saat mengumumkan daftar gedung-gedung di Jalan Sudirman-Thamrin.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, dari 77 gedung di kawasan Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, hanya 40 gedung yang memiliki sumur resapan.

Anies memaparkan hasil audit tim Pemprov DKI terhadap penggunaan air tanah dan penyediaan sumur resapan di Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Meski demikian, kata dia, sumur resapan yang ada juga belum sesuai dengan peraturan gubernur.

"Temuan di lapangan dari 77 gedung hanya 40 gedung yang melengkapi gedung dengan sumur resapan. Ironisnya, dari 40 hanya 1 gedung yang seluruh fasilitasnya sesuai Pergub Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sumur Resapan," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/4/2018).


Sementara itu, sisanya, yaitu 37 gedung, tidak punya sumur resapan. Anies mengatakan, satu gedung yang sumur resapannya sudah sesuai dengan aturan pergub yakni Hotel Pullman. Anies sudah mengumumkan nama-nama gedung yang tidak memiliki sumur resapan.

"Kemudian untuk kolam resapan, hanya ada 10 gedung, yang punya kolam resapan. Luasnya juga cuma 8.000 meter persegi," ujar Anies.

Baca juga : Anies Umumkan 37 Gedung di Sudirman-Thamrin Tak Punya Sumur Resapan

Dengan tidak adanya sumur resapan ini, Anies mengatakan, air yang digunakan di gedung-gedung itu tidak diolah dengan benar.

Airnya tidak dikembalikan ke tanah dan malah dialiri ke tempat lain. Akibatnya, permukaan tanah menjadi turun.

Dalam pemantauan yang dilakukan, tim memeriksa pengolahan air, sumur resapan, dan pengelolaan limbahnya.

Anies mengatakan, ini adalah pertama kalinya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap pelanggar besar, seperti di gedung itu.

"Saya ingin tegaskan bahwa Jakarta harus menjadi kota yang berkeadilan dan tanggung jawab Pemprov DKI adalah bertindak adil kepada semuanya. Tegas bukan hanya kepada yang lemah tapi tegas juga kepada yang kuat dan besar," ujar Anies.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Megapolitan
Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Megapolitan
Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Megapolitan
Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Megapolitan
Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Megapolitan
Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Megapolitan
Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Megapolitan
Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Megapolitan
Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Megapolitan
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Megapolitan
Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Megapolitan
Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X