Perjalanan KRL Lintas Tanah Abang-Serpong Kembali Normal

Kompas.com - 11/04/2018, 23:47 WIB
-Penumpukkan penumpang KRL di Stasiun Palmerah imbas terhentinya kereta antara rel Tanah Abang-Palmerah, Rabu (11/4/2018). KOMPAS.com/Dian Maharani-Penumpukkan penumpang KRL di Stasiun Palmerah imbas terhentinya kereta antara rel Tanah Abang-Palmerah, Rabu (11/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengumumkan, KRL lintas Tanah Abang-Serpong dan sebaliknya sudah beroperasi dengan normal setelah terhambat karena adanya tabrakan sepeda motor pada pukul 20.55 WIB pada Rabu (11/4/2018).

"Saat ini kondisi sejumlah stasiun lintas Tanah Abang-Serpong dan sebaliknya terpantau kondusif tidak terjadi kepadatan penumpang yang luar biasa," kata VP Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa dalam keterangannya kepada Kompas.com pada Rabu.

KRL Tanah Abang-Parung Panjang sudah berjalan normal dn mengangkut penumpang sejak pukul 22.25 WIB. 


Sebelumnya, lintas Palmerah-Tanah Abang tidak dapat dilalui karena motor menabrak kerta di pelintasan antara Stasiun Palmerah dan Tanah Abang. 

Akibatnya,  hanya satu jalur yang dibuka untuk KRL tujuan Tanah Abang dan Serpong/ParungPanjang/Maja/Rangkasbitung. 


"Gangguan pelayanan KRL tersebut merupakan dampak dari kendaraan roda dua yang melaju di perlintasan pejompongan bersamaan saat KRL KA 2071 melintas di wilayah tersebut," kata Eva.

Kereta baru bisa berjalan setelah motor yang masuk di kolong kereta dipindahkan. 

"Selain menyebabkan gangguan pelayanan KRL, kejadian tersebut juga menyebabkan beberapa komponen yang berada di rangka bawah mengalami kerusakan," ujar Eva.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X