Kompas.com - 14/04/2018, 13:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (14/4/2018). RIMA WAHYUNINGRUMGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (14/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat dukungan dari warga Kampung Akuarium untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2019. 

Sejumlah warga berteriak menyuarakan dukungannya itu saat Anies berpidato soal keadilan sosial dalam acara peringatan dua tahun penggusuran Kampung Akuarium.

"Seluruh aparat Pemprov harus paham bahwa di Jakarta, kata kuncinya adalah keadilan sosial. Kalau tidak mau pegang kata kunci itu, tak usah menjadi bagian dari Gubernur sekarang," kata Anies dalam acara peringatan dua tahun penggusuran Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (14/4/2018).

Baca juga : Ke Kampung Akuarium, Anies Disambut Bayi Anies Sandi

Setelah kalimat itu selesai, dua orang warga meneriakkan dukungannya untuk Anies maju sebagai capres.

"2019 ganti presiden!" teriak seorang warga.

"Maju presiden 2019!" teriak warga lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anies tak menanggapi dengan kata-kata dukungan warga tersebut. Ia hanya menghentikan sejenak pidatonya, memberikan senyuman, dan melanjutkan kalimatnya dengan topik berbeda.

Baca juga : Cerita Sandiaga soal Anies yang Dipinjamkan Sepatu Berkuda Prabowo

Pada kesempatan berbeda, Anies menanggapi soal dukungannya masyarakat yang menginginkannya maju sebagai presiden.

Tanpa memberikan jawaban pasti, ia menaruh harapan untuk warga Kampung Akuarium. "Tanggapan saya...kita bereskan (Kampung) Akuarium dulu," kata Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebagian Lampu PJU di Kota Tangerang Mulai Dinyalakan

Sebagian Lampu PJU di Kota Tangerang Mulai Dinyalakan

Megapolitan
Korban Pungli Bansos di Kota Tangerang Dapat Layangkan Pengaduan ke Nomor 08111500293

Korban Pungli Bansos di Kota Tangerang Dapat Layangkan Pengaduan ke Nomor 08111500293

Megapolitan
Wagub DKI Minta Warga Berdiam di Rumah demi Cegah Penularan Virus Corona Varian Delta Plus

Wagub DKI Minta Warga Berdiam di Rumah demi Cegah Penularan Virus Corona Varian Delta Plus

Megapolitan
Gudang Onderdil di  Sunter Terbakar, Api Berasal dari Obat Nyamuk yang Jatuh ke Kasur

Gudang Onderdil di Sunter Terbakar, Api Berasal dari Obat Nyamuk yang Jatuh ke Kasur

Megapolitan
Kecamatan Cakung Kekurangan Nakes, Capaian Vaksinasi Baru 40 Persen

Kecamatan Cakung Kekurangan Nakes, Capaian Vaksinasi Baru 40 Persen

Megapolitan
Anies: Beras Bansos di Jakarta Berupa Beras Premium dari Gapoktan

Anies: Beras Bansos di Jakarta Berupa Beras Premium dari Gapoktan

Megapolitan
Mau Gelar Pernikahan, Keluarga dan Tamu Kini Wajib Sudah Divaksinasi Covid-19

Mau Gelar Pernikahan, Keluarga dan Tamu Kini Wajib Sudah Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI: Keterisian Tempat Tidur di Jakarta Sudah di Bawah 70 Persen, Ini Pertanda Baik

Wagub DKI: Keterisian Tempat Tidur di Jakarta Sudah di Bawah 70 Persen, Ini Pertanda Baik

Megapolitan
Polisi Periksa CCTV pada Kasus Pencurian Uang 20 Juta di Sebuah Truk di Cengkareng

Polisi Periksa CCTV pada Kasus Pencurian Uang 20 Juta di Sebuah Truk di Cengkareng

Megapolitan
Pemprov DKI Wajibkan Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal yang WFO Sudah Divaksin

Pemprov DKI Wajibkan Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal yang WFO Sudah Divaksin

Megapolitan
Sekwan Pastikan Tak Ada Kegiatan Vaksinasi Dosis Ketiga di Gedung DPRD DKI

Sekwan Pastikan Tak Ada Kegiatan Vaksinasi Dosis Ketiga di Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Pada 1-29 Juli, Imigrasi Soekarno-Hatta Tolak Masuk 63 WNA

Pada 1-29 Juli, Imigrasi Soekarno-Hatta Tolak Masuk 63 WNA

Megapolitan
Jual Obat Terapi Covid-19 hingga 8 Kali Lipat Lebih Mahal, 4 Pegawai Apotek di Cikarang Ditangkap Polisi

Jual Obat Terapi Covid-19 hingga 8 Kali Lipat Lebih Mahal, 4 Pegawai Apotek di Cikarang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Manfaatkan Operasi Yustisi Saat PPKM sebagai Kesempatan untuk Menipu

Satpol PP Gadungan Manfaatkan Operasi Yustisi Saat PPKM sebagai Kesempatan untuk Menipu

Megapolitan
Dokter Anak: Sembarangan Jadi Donor ASI Bisa Jadi Tanpa Sadar Tularkan Penyakit

Dokter Anak: Sembarangan Jadi Donor ASI Bisa Jadi Tanpa Sadar Tularkan Penyakit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X