Kunjungi Maroko, Anies Jadi Pembicara hingga Beri Kuliah Umum tentang Pengalaman Pribadinya

Kompas.com - 17/04/2018, 14:36 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (14/4/2018).RIMA WAHYUNINGRUM Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (14/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan perjalanan dinas ke Kasablanka, Maroko, dan Istanbul, Turki, selama sepekan ke depan.

Di Kasablanka, Anies akan mengikuti sejumlah acara. Hari ini, Selasa (17/4/2018), Anies akan bertemu warga Indonesia di Wisma KBRI Rabat.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Anies bertemu WNI di sana untuk menyampaikan program pembangunan Jakarta sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2022.

Baca juga: Pelajari Penataan UKM, Anies Akan Bertemu Pengelola Grand Bazar Istanbul

Kemudian pada Rabu (18/4/2018), Anies akan menjadi pembicara dalam acara "The Third Edition of Smart Cities African Casablanca". Tema acara tersebut adalah "Strategic Masterplanning Green Urban Development".

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, perjalanan Anies ke Kasablanka untuk menyerap tren terkini dalam bidang smart city.

"Agar kami bisa mengaplikasikan dan kami bisa sharing juga apa yang sudah dilakukan di Jakarta, khususnya untuk smart city," ujar Sandiaga di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Selasa pagi.  

Baca juga: Pekan Ini, Anies Perjalanan Dinas ke Casablanca dan Istanbul

Kemudian pada Kamis (19/4/2018), Anies berencana memberikan kuliah umum kepada mahasiswa program internasional di Hasan II University.

Materinya adalah "Pengalaman Pribadi Gubernur DKI Jakarta dan Program Pembangunan Kota Jakarta". Selanjutnya, Anies akan bertolak ke Istanbul pada 20 April hingga 21 April.

Kompas TV Wagub DKI Sandiaga Uno berjanji, penerbitan Pergub ini akan jadi lembaran baru bagi warga DKI Jakarta.

 


Terkini Lainnya

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Megapolitan
Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Megapolitan
Dua Anak Balita Kakak Beradik Tewas Terbakar di Dalam Mobil yang Rusak

Dua Anak Balita Kakak Beradik Tewas Terbakar di Dalam Mobil yang Rusak

Regional
Bermain di Pantai usai Ujian, 13 Siswa SMA Disuruh Pulang oleh Polisi Syariat

Bermain di Pantai usai Ujian, 13 Siswa SMA Disuruh Pulang oleh Polisi Syariat

Regional
BPN: Dukungan Erwin Aksa Semakin Menguatkan Posisi Prabowo-Sandiaga

BPN: Dukungan Erwin Aksa Semakin Menguatkan Posisi Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi 'Groundbreaking' MRT Fase II pada 24 Maret 2019

Jokowi "Groundbreaking" MRT Fase II pada 24 Maret 2019

Nasional
Wapres Sebut Penghapusan Ujian Nasional Membahayakan Kualitas Pendidikan

Wapres Sebut Penghapusan Ujian Nasional Membahayakan Kualitas Pendidikan

Nasional
Bocah 9 Tahun Berkeliling Bagikan Uang Tabungan Orangtuanya ke Orang Asing

Bocah 9 Tahun Berkeliling Bagikan Uang Tabungan Orangtuanya ke Orang Asing

Internasional
Siswa Lulus SNMPTN Tidak Diijinkan Ikut SBMPTN 2019

Siswa Lulus SNMPTN Tidak Diijinkan Ikut SBMPTN 2019

Edukasi
Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di 'Black Market'

Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di "Black Market"

Megapolitan
Anies Ajukan Proyek Infrastruktur ke Jokowi Senilai Rp 571 Triliun

Anies Ajukan Proyek Infrastruktur ke Jokowi Senilai Rp 571 Triliun

Megapolitan
Menurut LSI, Prabowo-Sandi Dirugikan jika Kalangan Terpelajar Banyak yang Golput

Menurut LSI, Prabowo-Sandi Dirugikan jika Kalangan Terpelajar Banyak yang Golput

Nasional
Korban Aksi Teror Masjid Selandia Baru Ini Ingin Peluk Teroris Pembunuh Istrinya

Korban Aksi Teror Masjid Selandia Baru Ini Ingin Peluk Teroris Pembunuh Istrinya

Internasional
Pelajar SMK yang Ditangkap Polisi Jual Tembakau Gorila Racikannya Via Online

Pelajar SMK yang Ditangkap Polisi Jual Tembakau Gorila Racikannya Via Online

Regional
6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

Nasional

Close Ads X