Fadli Zon Heran Kasus Kicauan Ahmad Dhani Disidangkan

Kompas.com - 23/04/2018, 20:34 WIB
Ahmad Dhani, Mulan Jameela, dan Fadli Zon di kediaman Dhani di Jalan Pinang Mas, Pondok Pinang, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAhmad Dhani, Mulan Jameela, dan Fadli Zon di kediaman Dhani di Jalan Pinang Mas, Pondok Pinang, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyebut kasus yang menjerat musisi Ahmad Dhani menarik.

Menurut Fadli, kicauan Dhani di akun Twitter-nya merupakan bentuk kebebasan menyampaikan pendapat.

"Ini kasus yang menarik, kasus yang tidak ada apa-apanya, dan bagian dari kemerdekaan kita untuk menyampaikan pendapat, baik lisan maupun tulisan yang dijamin konstitusi, kok bisa masuk pengadilan?" kata Fadli di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018).

Baca juga: Fadli Zon Hadiri Sidang, Ahmad Dhani Merasa Tidak Sendirian

Meski demikian, Fadli mengaku tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

Menurut Fadli, putusan kasus Dhani akan menjadi pertaruhan demokrasi di Indonesia.

Dia berharap majelis hakim yang menangani kasus Dhani bisa memberikan putusan yang adil.

Di mata Fadli, kicauan Dhani itu tidak merendahkan suku dan agama apa pun.

Baca juga: Ahmad Dhani Takut Gaya Terbarunya Ditiru Jokowi

"Apa yang dilakukan Saudara Ahmad Dhani menurut saya tidak ada hal-hal yang menyangkut, merendahkan, menyinggung, atau melanggar aturan, ya. Apalagi, tidak menyebutkan orang, tidak menyebutkan agama, tidak menyebutkan suku," ujarnya. 

Adapun jaksa mendakwa Dhani menimbulkan kebencian atau permusuhan karena telah menulis hal yang berbau sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) melalui akun Twitter-nya.

Jaksa mendakwa Dhani melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi PSI: Kontraktor Revitalisasi Monas Kurang Meyakinkan

Fraksi PSI: Kontraktor Revitalisasi Monas Kurang Meyakinkan

Megapolitan
Warga Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran karena Gorong-gorong Mampet

Warga Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran karena Gorong-gorong Mampet

Megapolitan
Diduga Tersambar Kereta, Mayat Tergeletak Dekat Stasiun Taman Kota

Diduga Tersambar Kereta, Mayat Tergeletak Dekat Stasiun Taman Kota

Megapolitan
Dua Calon Baru Diajukan, DPRD Janji Kebut Pemilihan Wagub DKI

Dua Calon Baru Diajukan, DPRD Janji Kebut Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama

Polisi Tangkap Pemilik Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama

Megapolitan
Gerindra dan PKS Serahkan Nama Dua Calon Wagub DKI ke Gubernur Anies

Gerindra dan PKS Serahkan Nama Dua Calon Wagub DKI ke Gubernur Anies

Megapolitan
Polisi Sebut Motor Pengemudi Ojol yang Dirampas 10 Debt Collector Belum Sampai di Gudang Leasing

Polisi Sebut Motor Pengemudi Ojol yang Dirampas 10 Debt Collector Belum Sampai di Gudang Leasing

Megapolitan
Hujan 3 Jam, Perumahan di Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran

Hujan 3 Jam, Perumahan di Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran

Megapolitan
Politisi Gerindra Riza Patria Siap Tinggalkan DPR jika Jadi Calon Wagub DKI

Politisi Gerindra Riza Patria Siap Tinggalkan DPR jika Jadi Calon Wagub DKI

Megapolitan
Kejar 10 Orang yang Rampas Motor Pengemudi Ojol, Polisi Libatkan Pihak Leasing

Kejar 10 Orang yang Rampas Motor Pengemudi Ojol, Polisi Libatkan Pihak Leasing

Megapolitan
Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Megapolitan
Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Megapolitan
Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi Termasuk Staf Garuda Indonesia

Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi Termasuk Staf Garuda Indonesia

Megapolitan
Asal Usul Koteka, Pakaian Khas Suku Dhani hingga Pernah Dirazia Zaman Orba

Asal Usul Koteka, Pakaian Khas Suku Dhani hingga Pernah Dirazia Zaman Orba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X