Desain "Skybridge" Tanah Abang Tunggu Persetujuan Anies

Kompas.com - 26/04/2018, 22:20 WIB
Pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pantauan Kompas.com di lokasi, puluhan PKL menjajakan barang dagangannya di trotoar yang harusnya difungsikan sebagai tempat pejalan kaki, Rabu (25/4/2018), KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pantauan Kompas.com di lokasi, puluhan PKL menjajakan barang dagangannya di trotoar yang harusnya difungsikan sebagai tempat pejalan kaki, Rabu (25/4/2018),

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, desain skybridge Tanah Abang sudah rampung.

Dia berharap pembangunan skybridge bisa dilakukan sebelum bulan Ramadhan.

"Sekarang visualisasinya sudah selesai dan akan dipresentasikan ke Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan). Kalau beliau sepakat dan berkenan, kami akan carikan modelnya bahwa kami ingin launching sebelum dimulainya Ramadhan," ujar Sandiaga di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).

Baca juga: Pedagang Blok G Tanah Abang Sebut Bakal Direlokasi ke Skybridge

Sandiaga memprediksi pembangunan jembatan itu selesai dalam waktu empat bulan.

"Saya ingin sebelum akhir tahun ini sudah selesai," ucapnya. 

Sandiaga belum bisa memastikan Jalan Jatibaru akan dibuka atau tetap ditutup saat pembangunan skybridge tersebut.

"Kalau misalnya kontraktornya bisa mendesain yang aman begitu, artinya bisa dilewati, sementara atasnya dibangun. Saya berprinsip keselamatan itu kunci, keselamatan itu faktor utama. Jangan dipaksakan dibuka, terus nanti ada yang ketiban selagi dibangun," kata Sandiaga.

Baca juga: Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga Skybridge

Rencana pembangunan skybridge ini termasuk dalam penataan jangka menengah kawasan Tanah Abang.

Skybridge ini akan menghubungkan Stasiun Tanah Abang dengan Pasar Blok G.

Selain untuk pejalan kaki, skybridge senilai Rp 50 miliar ini juga untuk menampung pedagang kaki lima ( PKL).

Adapun penataan jangka pendek Tanah Abang sudah dimulai pada 22 Desember 2017 ketika Gubernur Anies memutuskan mengalihfungsikan Jalan Jatibaru untuk tenda-tenda PKL pukul 08.00-18.00 setiap harinya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X