Grab Sosialisasikan Aturan Ganjil-Genap ke Pengemudi

Kompas.com - 09/05/2018, 18:02 WIB
Grab Indonesia menyelenggarakan sosialisasi aturan ganjil genap untuk pengemudi angkutan sewa khusus di Cyber 2 Tower, Kuningan, pada Rabu (9/5/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Grab Indonesia menyelenggarakan sosialisasi aturan ganjil genap untuk pengemudi angkutan sewa khusus di Cyber 2 Tower, Kuningan, pada Rabu (9/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grab Indonesia menyosialisasikan aturan ganjil-genap untuk pengemudi angkutan sewa khusus di Cyber 2 Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2018).

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, sosialisasi tersebut digelar untuk memastikan para pengemudi Grab mematuhi peraturan ganjil-genap yang berlaku di sejumlah ruas jalan di Jabodetabek.

"Melalui sosialisasi hari ini, kami harap seluruh mitra pengemudi kami mengetahui dan menaati peraturan yang berlalu tersebut," kata Ridzki.

Baca juga: Kebijakan Ganjil Genap Berlaku selama Arus Mudik 2018, bila...


Sosialisasi tersebut, lanjut dia, juga merupakan komitmen Grab mendukung kebijakan pemerintah dan kepolisian di bidang lalu lintas angkutan umum.

Ia menambahkan, pengetahuan pengemudi Grab mengenai peraturan ganjil-genap akan berimplikasi pada keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para pengguna jalan.

"Grab selalu bersinergi dengan pemerintah dan aparat kepolisian untuk menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau," ujarnya. 

Baca juga: Masa Uji Coba Ganjil Genap di Cibubur dan Tangerang Diperpanjang

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan kendaraan taksi online yang berstiker khusus dapat melalui jalur ganjil-genap.

Adapun sistem ganjil-genap sudah diterapkan di sejumlah titik yaitu Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Medan Merdeka Barat.

Sejumlah gerbang tol juga sudah menerapkan kebijakan tersebut, antara lain Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Gerbang Tol Cibubur, Gerbang Tol Kunciran 2, dan Gerbang Tol Tangerang 2.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X