Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Calon Pengantin

Kompas.com - 16/05/2018, 12:02 WIB
ST (25) menghadiri rekonstruksi pembunuhan LR (41) kekasihnya di Jalan Alaydrus, Petojo, Jakarta Pusat pada Rabu (16/5/2018). RIMA WAHYUNINGRUMST (25) menghadiri rekonstruksi pembunuhan LR (41) kekasihnya di Jalan Alaydrus, Petojo, Jakarta Pusat pada Rabu (16/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan ST (25) terhadap calon istrinya LR (41), Rabu (16/5/2018).

ST merupakan tersangka yang tega membunuh dan membakar LR di tengah rencana pernikahan mereka.

Rekonstruksi itu dilakukan di kediaman LR di Jalam Alaydrus, Petojo, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018). 


Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ST bersama anggota kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat datang sekitar pukul 10.35 WIB. Mereka memasuki rumah berpagar tinggi warna abu-abu dengan disambut oleh ayah LR.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Calon Pengantin Dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat

ST tampak menunduk dengan kedua tangan diborgol dan mengenakan pakaian orange serta bermasker. Matanya terlihat sembab dengan bola mata memerah, dan terdapat bekas luka di dekat alis.

Ia dijaga ketat anggota polisi bersenjata dan tidak menjawab pertanyaan wartawan. Rekonstruksi dilakukan tertutup dan wartawan dilarang mengambil gambar ke dalam rumah, serta hanya bisa meliput dari balik pagar.

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Calon Pengantin Bertengkar soal Biaya Pernikahan Rp 250 Juta

"Wartawan dari pagar saja," seru seorang petugas polisi.

Dalam rekonstruksi ini, polisi menyiapkan sebuah patung manekin dengan mengenakan pakaian kemeja dan celana pendek hitam. Polisi juga menggunakan seorang pemeran pengganti sosok LR.

Baca juga: Usai Bunuh Calon Istri, ST Sempat Stres, Keliling Gambir hingga Tangerang

Dalam kejadian ini, ST membunuh calon istrinya LR setelah berseteru soal biaya pernikahan pada Kamis (3/5/2018). Setelah melakukan pembunuhan, dia  membakar jenazah LR di Desa Karang Serang, Tangerang pada Jumat (4/5/2018) dini hari.

Jenazah korban baru ditemukan warga setempat pada sore harinya.

ST melibatkan 4 orang karyawan konfeksi pamannya di Tambora, Jakarta Barat saat kejadian untuk menghilangkan jenazah LR. Keempat orang tersebut dijadikan saksi dalam kejadian ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X