Warga Berburu Pangan Murah di Pasar Rawabadak Sejak Pagi

Kompas.com - 21/05/2018, 11:08 WIB
Warga mengantre untuk membeli barang-barang kebutuhan di kegiatan pasar pangan murah di Pasar Rawabadak, Jakarta Utara, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWarga mengantre untuk membeli barang-barang kebutuhan di kegiatan pasar pangan murah di Pasar Rawabadak, Jakarta Utara, Senin (21/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan pasar pangan murah di Pasar Rawabadak, Jakarta Utara, sudah diserbu warga sejak Senin (21/5/2018) pagi.

Dari pantauan Kompas.com, sekitar 20 orang sudah mengantre di lantai 3 Pasar Rawabadak, yang sehari-hari difungsikan sebagai mushala dan kantor pengelola pasar, sejak pukul 09.00 WIB. Saat itu, kegiatan pasar murah baru dimulai.

Tak hanya warga yang mengantre, belasan pasang sandal jepit juga tampak berjejer untuk menandakan posisi para pengantre.

"Itu sandal buat jagain posisi aja mas, kan kadang kami pegal kalau nunggu kelamaan makanya taruh sandal aja. Biar bisa duduk-duduk juga," kata Rita, warga Rawabadak.

Baca juga: Berburu Pangan Murah di Bazar PD Pasar Jaya...

Yeyen, warga Rawabadak lainnya, mengatakan, antrean pada hari ini tidak separah hari-hari sebelumnya. Ia menyebutkan, antrean akan mulai mengular siang hari.

Menurut dia, banyak warga yang enggan datang pagi hari karena sedang dalam suasana Ramadhan.

"Ini tergolong sepi sih, kalai bulan-bulan biasa sudah panjang ini (antreannya), mungkin karena bulan puasa ya jadi siapa juga yang mau pagi-pagi. Lagian, kalau pagi juga barangnya belum datang semua," ujar dia.

Komoditas yang dijual dalam kegiatan pasar pangan murah tersebut antara lain beras, telur, daging ayam, dan daging sapi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Megapolitan
Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X