Tangkap 12 Preman di Blok M, Polisi Temukan Sabu dan Senjata Tajam - Kompas.com

Tangkap 12 Preman di Blok M, Polisi Temukan Sabu dan Senjata Tajam

Kompas.com - 07/06/2018, 16:19 WIB
ilustrasi narkobashutterstock ilustrasi narkoba

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 12 orang dalam operasi preman di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018) malam.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sabu-sabu dan senjata tajam.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Wempy Santoso mengatakan, polisi mulanya menangkap 5 orang diduga preman di Terminal Blok M.

Baca juga: Meresahkan, Puluhan Preman dan Pengamen Diciduk Polisi

"Di Terminal Blok M dilakukan penyisiran dan diamankan 5 orang yang diduga meresahkan masyarakat," ujar Wempy, melalui keterangan tertulis, Kamis (7/6/2018).

Selanjutnya, polisi menuju Kolam Renang Bulungan di Jalan Kyai Maja. Polisi kembali menangkap 7 orang yang diduga preman.

Baca juga: Komplotan Preman Jalanan Kode Sakram Dibekuk Polisi

"Pada saat digeledah, di sekitar TKP ditemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak 4 klip kecil, plastik klip kosong yang cukup banyak, serta 4 senjata tajam," kata Wempy.

Polisi kemudian menggiring 12 orang tersebut ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa.


Kompas TV Tidak menutup kemungkinan, jumlah tersangka akan bertambah.

Komentar

Terkini Lainnya

PDI-P: SBY 'Playing Victim', Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

PDI-P: SBY "Playing Victim", Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

Nasional
Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Megapolitan
Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Nasional
Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Regional
Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Nasional
Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Regional
Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Regional
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

Megapolitan
Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Nasional
Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Megapolitan
Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Regional
Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Nasional
Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Megapolitan
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

Megapolitan
Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Megapolitan

Close Ads X