Quick Count Charta Politika Pukul 14.55: Bima Arya-Dedie A Rachim Unggul di Pilkada Kota Bogor

Kompas.com - 27/06/2018, 15:06 WIB
Relawan dan tim sukses pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim menyaksikan proses quick count dan real count di posko kemenangan pasangan Badra, Jalan Pangrango Bogor, Rabu (27/6/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DRelawan dan tim sukses pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim menyaksikan proses quick count dan real count di posko kemenangan pasangan Badra, Jalan Pangrango Bogor, Rabu (27/6/2018).
|

BOGOR, KOMPAS.com - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut tiga Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim (Badra) hingga pukul 14.55 WIB memimpin hasil quick count sementara yang diselenggarakan Charta Politika.

Berdasarkan data yang terpampang di posko kemenangan pasangan Badra, pasangan itu memimpin di angka 44,23 persen.

Adapun pasangan Ru'yat-Zainul berada di urutan kedua dengan angka 23,68 persen disusul pasangan Edgar-Sefwelly di angka 16,68 persen.

Sementara, pasangan Dadang-Sugeng Teguh berada di posisi buncit dengan angka 15,41 persen.

Baca juga: Tonton Quick Count, Relawan Padati Posko Kemenangan Bima Arya-Dedie

Angka-angka tersebut didapat dari 2 persen suara yang telah masuk dari 200 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disurvei oleh Charta Politika.

Simak dan ikuti juga hasil hitung cepat (quick count) Litbang Kompas secara real time untuk daerah Jawa Barat di https:// pilkada.kompas.com/jawa-barat

Angka dalam quick count ini bukan hasil penghitungan resmi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan melakukan rekapitulasi pemungutan suara hingga 9 Juli 2018 mendatang, sehingga hasil penghitungan resminya baru diumumkan setelah proses rekapitulasi selesai.

Baca juga: INFOGRAFIK: Fakta Seputar Pilkada Serentak 2018



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Transisi di Jakarta, Grafik Kasus Baru Covid-19 Makin Menanjak

PSBB Transisi di Jakarta, Grafik Kasus Baru Covid-19 Makin Menanjak

Megapolitan
Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi, IPB Minta Diversifikasi Pangan Diperkuat

Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi, IPB Minta Diversifikasi Pangan Diperkuat

Megapolitan
Keluarga Korban Peluru Nyasar di Pademangan, Berharap Kasus Segera Terungkap

Keluarga Korban Peluru Nyasar di Pademangan, Berharap Kasus Segera Terungkap

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Megapolitan
Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Megapolitan
Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

Megapolitan
Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Megapolitan
Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Megapolitan
UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X