BKSDA Jakarta: Jika Seminggu Tak Muncul, Buaya di Kali Grogol Telah Berpindah

Kompas.com - 03/07/2018, 21:26 WIB
Petugas gabungan melakukan upaya penangkapan buaya di Grogol, Jakarta, Jumat (29/6/2018). Pada Rabu (27/6/2018) pagi, warga setempat melihat beberapa ekor buaya berenang di gorong-gorong Kali Grogol. MAULANA MAHARDHIKAPetugas gabungan melakukan upaya penangkapan buaya di Grogol, Jakarta, Jumat (29/6/2018). Pada Rabu (27/6/2018) pagi, warga setempat melihat beberapa ekor buaya berenang di gorong-gorong Kali Grogol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) DKI Jakarta Bambang Yudi menyatakan, pihaknya masih mengawasi buaya yang muncul di Kali Grogol, Jakarta Barat.

Sejak pencarian dihentikan pada Sabtu (30/6/2018) lalu, hingga Selasa (3/7/2018) sore, petugas yang melakukan pengawasan di lapangan tak lagi melihat buaya tersebut muncul.

Jika seminggu tidak muncul, pihaknya memperkirakan buaya tersebut telah berpindah tempat.

"Belum ada kelihatan lagi, kalau ada pasti tim kami terjunkan. Kami pantau selama satu minggu, kalau tidak muncul berarti berpindah," ujar Bambang, saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Misteri Buaya di Kali Jakarta

Bambang mengatakan, petugasnya telah menyisir lokasi-lokasi di mana buaya tersebut bisa saja berpindah. Penyisiran dilakukan hingga ke sekitar Mal Ciputra dan aliran kali menuju Kalijodo, Jakarta Utara.

Meski pencarian dihentikan, tapi petugas BKSDA DKI Jakarta masih memantau Kali Grogol. "Pencarian masih kami hentikan sementara, tapi tetap kami pantau apakah masih muncul. Kalau dia dari teknisnya enggak mungkin dia 4 jam di dalam air kan," ujar Bambang.

Pencarian buaya telah dilakukan sejak Rabu (27/6/2018) pekan lalu. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ada tiga ekor buaya yang berkeliaran di Kali Grogol, terbesar berukuran 2,5 meter.

Baca juga: Upaya Pencarian Buaya di Kali Grogol Belum Membuahkan Hasil

 

Sejumlah cara telah dilakukan untuk menangkap buaya itu. Misalnya, memancing buaya keluar menggunakan daging ayam dan memasang jaring di sekitar kali.

Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Petugas hampir menangkap satu ekor buaya jika warga saat itu tidak melemparkan batu, yang mengakibatkan buaya tersebut kembali ke tempat persembunyiannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Megapolitan
Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun Youtube, Pernah Bikin Warga 'Lupa' Sedang Marah ke Polisi

Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun Youtube, Pernah Bikin Warga 'Lupa' Sedang Marah ke Polisi

Megapolitan
Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Megapolitan
Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Megapolitan
Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Megapolitan
1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Megapolitan
Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Megapolitan
Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X