Kompas.com - 13/07/2018, 14:09 WIB
Seorang penjambret bernama Feri yang nekat menceburkan diri ke saluran Inspeksi Kali Sunter, Jumat (13/7/2018) siang, akhirnya ditangkap polisi dan dalam foto ini tampak dia digiring polisi di Mapolres Metro Jakarta Utara. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSeorang penjambret bernama Feri yang nekat menceburkan diri ke saluran Inspeksi Kali Sunter, Jumat (13/7/2018) siang, akhirnya ditangkap polisi dan dalam foto ini tampak dia digiring polisi di Mapolres Metro Jakarta Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang penjambret bernama Feri nekat menceburkan diri ke saluran inspeksi Kali Sunter di Koja, Jakarta Utara, Jumat (13/7/2018) siang, demi menghindari amukan massa dan kejaran polisi.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Kompol Sungkono mengatakan, penjambret tersebut sedang mencoba kabur setelah menjambret sebuah telepon genggam di depan RSUD Koja.

"Dia lari ke sini, di depannya sudah ada warga puluhan, sedangkan di belakangnya polisi sudah mengejar, sudah ngebidik juga. Akhirnya dia takut, terus nyebur," kata Sungkono.

Menurut Sungkono, penjambret itu sempat memamerkan golok untuk menakut-nakuti warga yang berusaha menghadangnya. Namun, ia justru melompat ke sungai karena merasa terdesak.

Baca juga: Akhir Perjalanan Penjambret di Cempaka Putih yang Tewaskan Korbannya

"Ada patroli Siber Jatanras dan Polsek, dia dicegat di situ, dia bingung lari akhirnya. Di sana sudah dicegat, akhirnya (sepeda) motor dibuang, dia lari sambil bawa golok," kata Sungkono.

Feri akhirnya diamankan polisi dan dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara yang terletak tak jauh dari lokasi.

Sungkono mengatakan, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa Feri dan korbannya.

"Nanti pengembangan karena harus dimandiin dulu. Korban masih dimintai keterangan, ada di atas," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Megapolitan
Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Megapolitan
7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

Megapolitan
Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Megapolitan
Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Megapolitan
Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Megapolitan
Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Megapolitan
Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Megapolitan
3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

Megapolitan
Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E

Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Pemprov DKI Diminta Jangan Anggap Remeh Tetap Gelar PTM

Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Pemprov DKI Diminta Jangan Anggap Remeh Tetap Gelar PTM

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat, Pemkot Akan Tambah Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat, Pemkot Akan Tambah Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Megapolitan
Pelaksanaan PTM 100 Persen Dinilai Timbulkan Kecemasan Guru dan Orangtua

Pelaksanaan PTM 100 Persen Dinilai Timbulkan Kecemasan Guru dan Orangtua

Megapolitan
Pembobol Toko Kelontong di Bekasi Gasak Sekarung Rokok dan Uang Rp 20 Juta

Pembobol Toko Kelontong di Bekasi Gasak Sekarung Rokok dan Uang Rp 20 Juta

Megapolitan
Perhimpunan Guru Desak Gubernur DKI Kembalikan PTM Terbatas 50 Persen

Perhimpunan Guru Desak Gubernur DKI Kembalikan PTM Terbatas 50 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.