Kompas.com - 08/08/2018, 20:42 WIB
MY, tersangka pemakai ganja, di Polresta Depok, Jalan Margonda, Depok, Rabu (8/8/2018). Kompas.com/Cynthia LovaMY, tersangka pemakai ganja, di Polresta Depok, Jalan Margonda, Depok, Rabu (8/8/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Polisi menangkap MY (67), seorang sopir bus di Depok, karena mengantongi ganja seberat 1,89 gram. MY mengaku ia konsumsi ganja sebagai obat penenang untuk menenangkan emosinya.

MY meneteskan air mata saat keluarganya mengetahui ia pemakai ganja.

"Saya makai ganja sudah lama, sudah berpuluh tahun, sebelum ada undang-undang, buat menahan emosi saya. Tapi terakhir makai pas bulan Ramadan lalu,” kata MY di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (8/8/2018).

Menurut pengakuannya, MY biasanya menggunakan ganja sebelum menyetir bus agar dia lebih tenang.

Baca juga: TNI Temukan Ladang Ganja di Wamena

“Kan kalau bawa bus kadang istirahat dahulu, kadang di toilet saya pakai satu batang. Alhamdullilah saat saya pakai ganja belum pernah kecelakaan atau kenapa-kenapa,” uajr dia.

MY mengatakan, ia memakai ganja setelah mendapati istrinya berselingkuh.

“Waktu itu rumah tangga saya berantakan dan saya memutuskan untuk pakai ganja dan sampai sekarang saya ketagihan,” ucap MY.

MY mendapatkan, ganja yang dikonsumsinya didapat dari kenalannya di terminal.

“Saya dapat dari mana aja banyak kok yang jual, di terminal juga banyak yang jual ada langganan saya,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X