Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Kompas.com - 15/08/2018, 23:09 WIB
Suasana Stasiun Manggarai setelah layanan kereta rel listrik (KRL) line Bogor dan kereta api bandara di Stasiun Manggarai dipindahkan ke jalur 8, 9, dan 10. Foto diambil Selasa (14/8/2018) sore. KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASuasana Stasiun Manggarai setelah layanan kereta rel listrik (KRL) line Bogor dan kereta api bandara di Stasiun Manggarai dipindahkan ke jalur 8, 9, dan 10. Foto diambil Selasa (14/8/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala humas Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, Kementerian Perhubungan Samsuri mengatakan, pembangunan proyek double double track (DDT) atau dwi ganda dari Stasiun Manggarai-Jatinegara-Cikarang sepanjang 35 kilometer ditargetkan selesai tahun 2020.

"Secara keseluruhan kami targetkan selesai tahun 2020," ujar Samsuri kepada Kompas.com, Rabu (15/8/2018).

Samsuri menjelaskan, pembangunan DDT bertujuan untuk memisahkan jalur kereta api jarak jauh, KRL, dan kereta bandara di Stasiun Manggarai.

Baca juga: Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI


Di Stasiun Manggarai akan dibangun tiga lantai di mana pada lantai 1 merupakan jalur KA lintas Bekasi yang memiliki 4 jalur, dan kereta bandara 4 jalur dengan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta.

Sementara di lantai 2 akan ada layanan penumpang dengan luas lantai kurang lebih 9.108 meter persegi dengan kapasitas penumpang sekitar 17.800 orang. Fasilitas ini dilengkapi lift dan eskalator.

Di lantai 3 akan dibangun jalur KA utama (mainline) 6 jalur dan Bogor line 4 jalur dan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta.

"Pemisahan jalur ini bisa mengurangi risiko kereta api datang terlambat karena terhambat atau menunggu kereta lainnya," kata Samsuri.

"Biasanya KRL Bogor mau masuk jalur 6 atau 7 tapi masih menunggu kereta jarak jauh masuk terlebih dahulu. Itu membuat kedatangan KRL Bogor terlambat," tutur Samsuri.

Baca juga: Penumpang KRL Keluhkan Perpindahan Jalur Rute Bogor di Stasiun Manggarai

Dampak dari pembangunan tersebut adalah layanan kereta rel listrik (KRL) rute Bogor dan kereta api bandara di Stasiun Manggarai dipindahkan ke jalur 8, 9, dan 10. Perpindahan tersebut mengakibatkan keterlambatan perjalanan kereta 5 hingga 10 menit.

"Kami lakukan sosialisasi kepada publik, secara umum masyarakat memahami adanya pembangunan fasilitas di Stasiun Manggarai tersebut," jelas Samsuri.

Perintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian bekerjasama dengan operator PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak dari proyek pembangunan DDT.

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat memaklumi keadaan tersebut dan menyesuaikan jadwal keberangkatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Megapolitan
Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Megapolitan
Kisah Penjaga Lintasan Kereta Tak Berpalang di Ancol, Lari-lari 500 Meter hingga Ribut dengan Pengendara 'Ngeyel'

Kisah Penjaga Lintasan Kereta Tak Berpalang di Ancol, Lari-lari 500 Meter hingga Ribut dengan Pengendara "Ngeyel"

Megapolitan
Untuk Pilkada Tangsel, Hanura Cari Kandidat yang Mau Dongkrak Kualitas SDM

Untuk Pilkada Tangsel, Hanura Cari Kandidat yang Mau Dongkrak Kualitas SDM

Megapolitan
Minta Pemulangan PMKS di Jakarta Digencarkan, Komisi E Soroti Pengemis Jutawan di Jaksel

Minta Pemulangan PMKS di Jakarta Digencarkan, Komisi E Soroti Pengemis Jutawan di Jaksel

Megapolitan
Kali Angke yang Sempit dan Penuh Sampah Jadi Kendala Tim SAR Cari Bocah yang Hanyut

Kali Angke yang Sempit dan Penuh Sampah Jadi Kendala Tim SAR Cari Bocah yang Hanyut

Megapolitan
Bocah yang Tenggelam di Kali Angke Ciputat Belum Ditemukan

Bocah yang Tenggelam di Kali Angke Ciputat Belum Ditemukan

Megapolitan
TPU Menteng Pulo 2 di Malam Hari, Jadi Tempat Kumpul Anak Muda hingga Narkoba

TPU Menteng Pulo 2 di Malam Hari, Jadi Tempat Kumpul Anak Muda hingga Narkoba

Megapolitan
Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Bikin Pergub soal Kriteria Warga Miskin

Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Bikin Pergub soal Kriteria Warga Miskin

Megapolitan
Viral Video Penumpang Merokok di KRL, PT KCI Sebut Itu Terjadi di Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Viral Video Penumpang Merokok di KRL, PT KCI Sebut Itu Terjadi di Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Megapolitan
Jembatan Rawa Buntu yang Retak Sudah Dilaporkan ke Kementerian PUPR

Jembatan Rawa Buntu yang Retak Sudah Dilaporkan ke Kementerian PUPR

Megapolitan
JPO Tanpa Atap, Antara Fungsi dan Estetika, Pilih Mana..?

JPO Tanpa Atap, Antara Fungsi dan Estetika, Pilih Mana..?

Megapolitan
Ada Longsor, Kereta Api Pangrango Lintas Sukabumi-Bogor Tak Beroperasi Hari Ini

Ada Longsor, Kereta Api Pangrango Lintas Sukabumi-Bogor Tak Beroperasi Hari Ini

Megapolitan
Penyangga Jembatan Rawa Buntu Retak, Warga Minta Segera Diperbaiki

Penyangga Jembatan Rawa Buntu Retak, Warga Minta Segera Diperbaiki

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X