Demi Tangkap Momen Kembang Api Asian Games, Warga Pilih 'Ngemper'

Kompas.com - 02/09/2018, 19:58 WIB
Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Gambar diambil pada Kamis (16/8/2018). KOMPAS/HERU SRI KUMOROKawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Gambar diambil pada Kamis (16/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada sebagian kecil warga yang memilih menyingkir dari keramaian nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018 di Istora Senayan, Minggu (2/9/2018).

Pantauan Kompas.com, ada belasan orang yang memilih lesehan di selasar depan Pintu 11 Istora ketimbang berdesak-desakan menghadap layar menonton upacara pembukaan.

Pilihan itu bukannya tanpa sebab, mereka memilih 'nongkrong' menghadap Stadion Utama Gelora Bung Karno demi menikmati suguhan kembang api yang dipancarkan dari SUGBK.

"Saya ke GBK ini sengaja emang buat foto-foti ambil momen kembang apinya. Setelah muter-muter dari jam 4 akhirnya pilih di sini," kata Andin, penghobi fotografi dari Pamulang, Tangerang Selatan.

Ia bercerita, awalnya ia berniat mengambil gambar dari dekat Patung Soekarno yang menghadap ke SUGBK. Namun, hal itu urung dilaksanakan karena dilarang petugas.

"Awalnya mau di Zona Bhin Bhin itu yang mengarah ke GBK ada kaldronnya kan cakep tuh, tapi ternyata enggak boleh. Ya akhirnya di sini, enak juga sih bisa neduh hujan," ujarnya.

Selain Andin, ada juga Rudi yang mengajak anaknya menikmati kembang api dari selasar itu ketimbang menonton di layar lebar.

"Enak di sini lah mas, di situ udah sempit-sempitan, kehalangan, layarnya jadu keliatan kecil juga. Lumayan walau kembang api juga tapi keliatan jelas," kata Rudi.

Dari titik tersebut, kembang api yang dilepas dari SUGBK memang terlihat cukup jelas dan bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. Bunyi gelegar saat kembang api dilepaskan juga terasa langsung.

Hal ini berbeda dengan tayangan di layar lebar yang tayangan visualnya terlambat beberapa detik.

Diberitakan sebelumnya, ada lima layar lebar yang disiapkan untuk nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018. Lima layar lebar itu disebar di sejumlah titik yaitu halaman Istora, Zona Bhin Bhin, Zona Kaka, dan Zona Atung.

Upacara itu akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi ternama termasuk boyband kondang asal Korea Selatan, Super Junior.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X