Banyak Griya Pijat di Kebayoran Lama, Satpol PP Akan Sidak Tiap Pekan

Kompas.com - 08/10/2018, 17:27 WIB
Petugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Satpol PP menempel stiker di griya pijat di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (5/7/2013). Selama Ramadhan, usaha hiburan malam ditutup. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESPetugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Satpol PP menempel stiker di griya pijat di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (5/7/2013). Selama Ramadhan, usaha hiburan malam ditutup.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan mengatakan, pihaknya bakal menggelar inspeksi dadakan rutin untuk mengawasi griya pijat.

Ujang mengakui Kebayoran Lama adalah kawasan dengan banyak griya pijat.

"Iya Kebayoran Lama memang banyak, tetapi tidak menutup kemungkinan di wilayah lain juga ada. Kami lakukan pengawasan tiap minggu," kata Ujang di Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Tiga Griya Pijat yang Disegel di Kebayoran Lama Sudah Lama Dikeluhkan

Selain melakukan inspeksi dadakan, Ujang juga berharap Dinas Pariwisata melakukan pembinaan kepada para pengusaha griya pijat.

Ia menyebut sudah beberapa kali mengumpulkan pengusaha dan mengimbau pengusaha agar tidak membiarkan prostitusi, narkoba, serta judi.

"Mereka itu sudah dipanggil sama Pak Camat, kalau sampai kedapatan langsung ditutup. Sosialisasi saya di Polres juga, kantor Wali Kota, udah cukup kepada para pengusaha untuk bisa menaati baik Pergub dan Perda," ujar Ujang.

Baca juga: Selain O2, Izin Griya Pijat Gives dan NYX Pondok Indah Dicabut karena Ada Prostitusi

Menurut Ujang, prostitusi di griya-griya pijat di Kebayoran Lama sudah lama dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, kawasan Gandaria dan Pondok Indah tempat griya pijat itu berada, dekat dengan makam ulama.

"Dari enam yang kami investigasi, tiga terbukti sehingga kami tutup," ujar Ujang.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin tiga griya pijat di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yakni Gives, NYX, dan O2. Tiga tempat itu diadukan membiarkan prostitusi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Megapolitan
Hotel Kapsul Futuristik Kini Hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Biaya Menginap Mulai dari Rp 200.000

Hotel Kapsul Futuristik Kini Hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Biaya Menginap Mulai dari Rp 200.000

Megapolitan
Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan, Okupansi Hotel Meningkat

Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan, Okupansi Hotel Meningkat

Megapolitan
Menilik Proyek Rumah DP Rp 0 Andalan Anies yang Terganjal Korupsi

Menilik Proyek Rumah DP Rp 0 Andalan Anies yang Terganjal Korupsi

Megapolitan
Kebakaran di Dekat Polsek Tanjung Priok, Diduga Korsleting Listrik

Kebakaran di Dekat Polsek Tanjung Priok, Diduga Korsleting Listrik

Megapolitan
5 Ruko Dilanda Kebakaran di Tanjung Priok

5 Ruko Dilanda Kebakaran di Tanjung Priok

Megapolitan
Terperosok dan Terseret Arus di Saluran Air, Bocah 4 Tahun Diselamatkan

Terperosok dan Terseret Arus di Saluran Air, Bocah 4 Tahun Diselamatkan

Megapolitan
Wagub DKI : Belum Ada Laporan Penyalahgunaan Vaksin Covid-19 di Tanah Abang

Wagub DKI : Belum Ada Laporan Penyalahgunaan Vaksin Covid-19 di Tanah Abang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X