Polisi Periksa Said Iqbal soal Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Hari Ini

Kompas.com - 09/10/2018, 06:15 WIB
Presiden Konfederesi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di Balai Kota, Kamis (23/8/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARPresiden Konfederesi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di Balai Kota, Kamis (23/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Selasa (9/10/2018), polisi akan memeriksa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Iya benar, diagendakan seperti itu (Said Iqbal diperiksa)," ujar Argo, Senin (8/10/2018) malam.

Meski demikian, Argo tidak menjelaskan secara detail alasan pemanggilan Said.

Baca juga: Amien Rais, Kasus Ratna Sarumpaet, dan 300 Advokat yang Siap Mendampingi

Menurut dia, pemanggilan ini merupakan wewenang penyidik dalam proses penyidikan kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

"Ya pasti yang dipanggil atau diperiksa itu yang mengetahui dan mendengar kasus ini ya," katanya. 

Tak hanya Said, polisi juga memanggil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais terkait kasus ini pada Jumat (5/10/2018).

Baca juga: Oded Minta Ratna Sarumpaet Minta Maaf ke Warga Bandung

Namun, saat itu Amien tidak memenuhi panggilan polisi.

Anggota Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Surya Imam Wahyudi, mengatakan, dalam surat pemanggilan pertama, polisi salah dalam menuliskan nama Amien Rais, menjadi "Amin Rais".

Amien lalu dijadwalkan ulang untuk menjalani pemeriksaan pada Rabu (10/10/2018).

Beberapa waktu yang lalu kabar Ratna yang jadi korban pengeroyokan di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018 menghebohkan publik.

Baca juga: Kasus Ratna Sarumpaet, Sekjen PAN Pastikan Amien Rais Penuhi Panggilan Polisi

Ratna mengaku dipukul dan diinjak di bagian perut saat menumpang sebuah taksi setelah menghadiri sebuah konferensi internasional.

Namun, ternyata cerita itu bohong. Saat ini, Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran informasi bohong atau hoaks dan tengah menjalani masa penahanan di Mapolda Metro Jaya.

Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dalam proses penyidikan kasus ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X