Penampakan Sampah Berserakan di Hutan Kota Danau Cincin

Kompas.com - 09/10/2018, 15:20 WIB
Sampah berserakan di area Hutan Kota Danau Cincin dekat TPS Danau Cincin, Jakarta Utara, Selasa (9/10/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSampah berserakan di area Hutan Kota Danau Cincin dekat TPS Danau Cincin, Jakarta Utara, Selasa (9/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampah ditemukan berserakan mengotori beberapa bagain Hutan Kota Danau Cincin, Papanggo, Jakarta Utara, Selasa (9/10/2018).

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, sampah yang berserakan didominasi oleh sampah plastik dan styrofoam sisa pembungkus makanan.

Petugas Keamanan Hutan Kota Danau Cincin Jimat mengatakan, sampah-sampah itu umumnya dibuang oleh para pengunjung yang menikmati suasana hutan kota sambil memakan camilan.

Baca juga: Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Danau Sunter

"Ya biasa namanya orang, kan, dia nongkrong di sini sambil ngemil-ngemil tapi sampahnya ditinggal saja di sana, enggak dibawa lagi," kata Jimat, kepada Kompas.com, Selasa.

Selain sampah dari pengunjung, Tempat Pembuangan Sampah Danau Cincin juga menyebabkan banyaknya sampah yang berserakan.

"Itu kan ada TPS Danau Cincin, nah kalau lagi ada angin, sampahnya pada terbang ke sini, itu juga bikin kotor," ujar Jimat.

Pantauan Kompas.com di sisi timur laut Danau Cinin yang berada dekat dengan TPS, sampah tersebar di sejumlah titik. Tidak hanya sampah, beberapa ekor kambing juga terlihat di sana.

Baca juga: DPRD Geram, DKI Minta Anggaran Rehab Gudang Perahu Danau Sunter Dihapus

Jimat beralasan, petugasnya yang hanya berjumlah tujuh orang tidak dapat menangani sampah yang tersebar di lahan seluas 8,4 hektar tersebut.

"Kita ini kan ganti-gantian ya, hari ini ngerjain sampah, besok nyiramin tanaman, besoknya lain lagi. Kalau bersihin sampah tiap hari, yang lain enggak akan keurus," kata Jimat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

Megapolitan
Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Megapolitan
Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

Megapolitan
Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

Megapolitan
Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X