Kecelakaan Bus Transjakarta Kerap Terjadi, Ini Kata Dirutnya

Kompas.com - 11/10/2018, 19:26 WIB
Armada Transjakarta Koridor 1 Blok M-Kota menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bundaran Senayan, Selasa (9/10/2018) siang. Dok. Akun Twitter @TMCPoldaMetroArmada Transjakarta Koridor 1 Blok M-Kota menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bundaran Senayan, Selasa (9/10/2018) siang.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono berkomentar soal kecelakaan bus transjakarta yang kerap terjadi belakangan ini.

Menurut Budi, tidak semua kecelakaan itu karena kesalahan pengemudi bus.

"Ada beberapa yang karena menghindar karena ada mobil masuk busway, ada orang nyebrang, jadi sopir secara spontan menghindar," ujar Budi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Transjakarta Mengangkut Siswa Penonton Asian Para Games Terperosok Selokan di Lebak Bulus


Sejak kebijakan ganjil genap, kendaraan yang melintas semakin kencang. Terkadang, kata dia, kendaraan juga masuk area separator.

Budi tidak menjelaskan kasus kecelakaan di mana yang dia maksud. Meski demikian, Budi juga mengakui, beberapa kecelakaan disebabkan kelalaian sopir.

Budi mengatakan, untuk urusan ini pihaknya akan bertindak tegas. Bahkan, sopir yang lalai bisa dipecat meski tidak mengalami kecelakaan.

"Kalau kejadian main HP, enggak usah kecelakaan pasti sudah kita cut," kata dia.

Beberapa hari ini, bus transjakarta terlibat kecelakaan. Bus transjakarta yang beroperasi di koridor 1 Blok M-Kota menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bundaran Senayan, Selasa (9/10/2018) siang.

Baca juga: Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Sudirman

Kemudian, pada Kamis hari ini, satu bus transjakarta di koridor 1 kembali menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman sekitar Karet.

Pada sore harinya, bus transjakarta yang akan mengangkut siswa disabilitas untuk menonton pertandingan Asian Para Games 2018 terperosok ke dalam got di Jalan Lebak Bulus III, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Megapolitan
Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Megapolitan
3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

Megapolitan
Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Megapolitan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

Megapolitan
Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Megapolitan
SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X