15.000 Tiket Terjual, Jumlah Penonton Asian Para Games Hari Ini Tertinggi Dibanding Sebelumnya

Kompas.com - 11/10/2018, 19:49 WIB
Beberapa shuttle bus terlihat penuh oleh penonton sehingga sebagian besar dari penonton harus rela berdiri. Foto diambil di kompleks Gelora Bung Karno, Kamis (11/10/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELABeberapa shuttle bus terlihat penuh oleh penonton sehingga sebagian besar dari penonton harus rela berdiri. Foto diambil di kompleks Gelora Bung Karno, Kamis (11/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Deputi III Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 atau Inapgoc, Reza Nasution menyebut, 15.000 tiket pertandingan di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) telah terjual pada Kamis (11/10/2018) hingga pukul 16.00 WIB.

"Penonton hari ini memang terlihat yang berarti antusiasme masyarakat untuk menonton pertandingan lebih tinggi daripada hari-hari kemarin. Sampai jam 16.00 WIB tadi, data tiket terjual adalah sekitar 15.000," ujar Reza, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Untuk mengantisipasi membeludaknya penonton di salah satu venue pertandingan, Inapgoc berusaha mengalihkan penonton ke venue yang lebih sepi.

Baca juga: Viral, Video Polisi Disebut Jual Tiket Pertandingan Asian Para Games

"Kami antisipasi dengan cara mengalihkan penonton-penonton yang terkonsentrasi di satu venue untuk diarahkan ke venue lain seperti Stadion Utama GBK," kata Reza.

Pengamatan Kompas.com di GBK pada pukul 17.30 WIB, antusiasme masyarakat untuk menonton pertandingan Asian Para Games 2018 memang mulai terlihat.

Hal ini terlihat dari antrean di halte-halte untuk naik shuttle bus menuju venue pertandingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa shuttle bus juga terlihat penuh oleh penonton, sehingga sebagian besar dari penonton harus rela berdiri.

Penonton juga mendominasi beberapa venue pertandingan, di antaranya basket, bulu tangkis, dan para swimming.

Hal ini menyebabkan kepadatan penonton yang ingin naik dan turun di halte-halte terdekat dengan venue tersebut.

Baca juga: Transjakarta Mengangkut Siswa Penonton Asian Para Games Terperosok Selokan di Lebak Bulus

Bahkan, suara gemuruh penonton di venue para swimming terdengar hingga halte shuttle bus yang berjarak sekitar 50 meter dari venue tersebut.

Seperti diketahui, Asian Para Games 2018 digelar pada 6-13 Oktober 2018. Tiket pertandingan dijual secara online melalui situs loket.com dan on the spot di ticket box yang tersedia di pintu 5 dan 7 Gelora Bung Karno (GBK).

Tiket untuk delapan cabang olahraga Asian Para Games 2018 dijual dengan harga Rp 25.000 per tiketnya, sedangkan tiket terusan dijual Rp 100.000 per tiketnya.

Tiket terusan itu artinya penonton dapat menyaksikan beberapa cabang olahraga sekaligus dalam satu hari.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.