PT KCI: Petugas Masih Evakuasi KRL Anjlok di Jalur Lintas Palmerah-Kebayoran

Kompas.com - 13/10/2018, 13:24 WIB
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong tematik dalam perjalanan menuju Stasiun Rawabuntu, Jakarta, Jumat (17/08/2018). PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), membuat gerbong tematik HUT RI dan Asian Games dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah penumpang berada di dalam gerbong tematik dalam perjalanan menuju Stasiun Rawabuntu, Jakarta, Jumat (17/08/2018). PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), membuat gerbong tematik HUT RI dan Asian Games dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rangkaian jalur lintas Palmerah-Kebayoran anjlok menyebabkan adanya antrian perjalanan commuterline pada lintas Tanah Abang - Serpong/ParungPanjang/Maja/Rangkasbitung/dan sebaliknya sekitar pukul 10.30 WIB.

VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa mengatakan saat ini petugas masih berupaya mengevakuasi dan menormalkan kembali lintas rangakaian kereta api yang anjlok di dekat Stasiun Palmerah-Kebayoran.

“Kita sekarang fokuskan proses evakuasi dan normalkan kembali lintasnya. Saat ini proses evakuasi KA 1962 masih dilakukan oleh tim gabungan dari PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI,” ucap Eva melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (13/10/2018).

Baca juga: Ada Laga Indonesia Vs UEA, KCI Tambah Petugas di Stasiun Relasi Bekasi-Cikarang

Perjalanan kereta pun masih dapat dilakukan secara bergantian ketika melintasi lokasi kereta yang anjlok.

“Selama proses evakuasi perjalanan KRL lintas Tanah Abang sampai dengan Rangkasbitung masih tetap dapat dilakukan dengan berjalan bergantian pada jalur yang sama saat melintasi lokasi,” jelas Eva.

Ia mengimbau bagi para pengguna jasa yang telah melakukan transaksi tiket dan memutuskan untuk berganti moda transportasi maka proses pengembalian tiket dapat dilakukan di Stasiun terdekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sementara pengguna jasa yang tetap memilih menggunakan KRL juga dihimbau untuk selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan dengan tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL dalam kondisi padat,” tutur Eva.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.