Ubur-ubur di Pantai Ancol Dipindahkan ke Seaworld - Kompas.com

Ubur-ubur di Pantai Ancol Dipindahkan ke Seaworld

Kompas.com - 14/10/2018, 13:51 WIB
Ada ubur-ubur di Pantai ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/10/2018).KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA Ada ubur-ubur di Pantai ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rika Lestari mengatakan, ubur-ubur hasil penjaringan di Pantai Ancol, Jakarta Utara akan dipindahkan Seaworld Ancol.

Sebab, ubur-ubur tersebut telah menjadi perbincangan dan kekhawatiran pengunjung yang bermain di Pantai Ancol.

" Ubur-ubur yang dijaring dan masih hidup dibawa ke Seaworld Ancol kaerena di sana ada jellyfish akuarium," kata Rika kepada Kompas.com, Minggu (14/10/2018).

Baca juga: Banyak Ubur-ubur di Pantai Ancol, Manajemen Pasang Papan Peringatan

Manajemen Ancol mengerahkan tim kebersihan dan lifeguard atau penjaga pantai untuk menjaring ubur-ubur.

Mereka juga menyediakan tim pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K di pantai untuk mengantisipasi pengunjung yang terdampak menyentuh ubur-ubur.

Mereka juga memasang papan peringatan untuk para pengunjung agar menghindari ubur-ubur apabila bermain di pantai.

Baca juga: Mengapa Ubur-ubur Tiba-tiba Muncul di Perairan Pantai Ancol?

Peringatan tersebut berbunyi ''PERHATIAN. Hati-hati untuk Pengunjung yang Bermain di AIR/BERENANG Agar Menghindari Ubur-ubur. Manajemen Ancol".

Rika menilai ubur-ubur yang ditangkap di pantai adalah jenis yang berpenampilan cantik.

Oleh karena itu, ia menyarankan pengunjung mengunjungi akuarium ubur-ubur untuk menyaksikan kecantikan binatang laut tak bertulang belakang tersebut.

Baca juga: Ubur-ubur Bermunculan di Permukaan Pantai Ancol

"Jadi bagi pengunjung yang mau lihat lebih jelas keindahan ubur-ubur dan mempelajarinya bisa ke jellyfish akuarium di Seaworld Ancol," ujarnya.


Terkini Lainnya

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional
Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Nasional
Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Megapolitan
Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Megapolitan
Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Megapolitan
Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Regional
Salahi Aturan, Bawaslu  Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Salahi Aturan, Bawaslu Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Regional
Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Regional
Porprov Jateng XV 2018 Dibuka di Solo, Ganjar Ajak Bangun Olahraga

Porprov Jateng XV 2018 Dibuka di Solo, Ganjar Ajak Bangun Olahraga

Regional
Baru 10 Hari Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Kasus Begal

Baru 10 Hari Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Kasus Begal

Regional
Kereta Api Tabrak Kerumunan Pengunjung Festival di India, 50 Tewas

Kereta Api Tabrak Kerumunan Pengunjung Festival di India, 50 Tewas

Internasional
Tak Terpantau X-Ray Bandara, 2 Kurir Simpan Sabu dalam Anus

Tak Terpantau X-Ray Bandara, 2 Kurir Simpan Sabu dalam Anus

Regional
 Jokowi Akan Beri Perhatian kepada  Pesantren dan Santri

Jokowi Akan Beri Perhatian kepada Pesantren dan Santri

Regional
Wali Kota: Dampak yang Diterima Bekasi Tak Seimbang Dana Kompensasi

Wali Kota: Dampak yang Diterima Bekasi Tak Seimbang Dana Kompensasi

Megapolitan

Close Ads X