DPRD Pertanyakan Pergantian Nama OK Otrip yang Belum Genap Setahun Berjalan

Kompas.com - 15/10/2018, 20:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan nama Jak Lingko untuk program integrasi antarmoda di Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (8/10/2018). Nama Jak Lingko menggantikan nama OK Otrip yang digunakan selama masa uji coba. KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan nama Jak Lingko untuk program integrasi antarmoda di Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (8/10/2018). Nama Jak Lingko menggantikan nama OK Otrip yang digunakan selama masa uji coba.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mempertanyakan perubahan nama OK Otrip menjadi Jak Lingko.

Padahal, program integrasi moda transportasi di Jakarta itu belum genap setahun berjalan.

"OK Otrip itu kan program Gubernur baru yang belum satu tahun berjalan, sudah diganti namanya, apakah OK Otrip ini program gagal atau apa?" ujar Ida dalam rapat Komisi B bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DKI di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (15/10/2018).

Baca juga: Januari hingga September 2018, OK Otrip Jaktim Capai 2 Juta Pengguna

Ida menyampaikan, dia selalu menyosialisasikan program OK Otrip saat reses terakhir anggota Dewan. Setelah reses selesai, Pemprov DKI malah mengganti nama program itu.

"Program itu kalau sudah konsisten, ya sudah, jangan lagi diubah-ubah. Ini akhirnya saya malu, kenapa? Baru selesai kita reses, belum buat laporannya, tetapi nama sudah ganti," kata Ida.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko membantah OK Otrip sebagai program gagal.

Menurut dia, OK Otrip justru berjalan sukses dengan jumlah penumpang puluhan ribu tiap harinya.

"Ada 534 armada yang tergabung dalam program OK Otrip dengan jumlah penumpang per hari sampai angka 68.000. Artinya, capaian yang signifikan ya," ucap Sigit.

Baca juga: OK Otrip Diganti Jak Lingko, Tanggapan Sandiaga...

Sigit menyampaikan, nama OK Otrip diubah ke Jak Lingko untuk mencerminkan moda transportasi yang terintegrasi di Jakarta.

Dengan nama Jak Lingko, moda transportasi yang akan diintegrasikan nantinya bukan hanya angkot dengan transjakarta, tetapi juga transportasi berbasis rel.

"Ke depannya kita tentu akan mengembangkan dengan angkutan-angkutan umum berbasis rel, seperti MRT Jakarta, LRT, dengan pihak kereta commuterline juga kita komunikasikan," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Fasilitas Wifi di Graha Wisata Ragunan agar Pasien Isolasi Covid-19 Tak Bosan

Ada Fasilitas Wifi di Graha Wisata Ragunan agar Pasien Isolasi Covid-19 Tak Bosan

Megapolitan
Anggota TNI hingga Satpol PP Bantu Pengamanan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Graha Wisata

Anggota TNI hingga Satpol PP Bantu Pengamanan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Graha Wisata

Megapolitan
Akan Dibangun Penampungan Sementara untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih

Akan Dibangun Penampungan Sementara untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 166 Kamar di Tiga Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 166 Kamar di Tiga Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siapkan 76 Kamar, ampu Tampung 152 Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siapkan 76 Kamar, ampu Tampung 152 Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
Bawa Senjata Tajam, 28 Pelajar SMK di Bekasi Ditangkap Polisi

Bawa Senjata Tajam, 28 Pelajar SMK di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tentukan Penghentian Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok, Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara

Tentukan Penghentian Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok, Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara

Megapolitan
Wakil Wali Kota Jakpus: Setiap Kelurahan Punya Ambulans Khusus Pasien Covid-19

Wakil Wali Kota Jakpus: Setiap Kelurahan Punya Ambulans Khusus Pasien Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Megapolitan
Cari Korban Pelecehan Lain, Polisi Cek Rekaman CCTV di Bandara Soetta 3 Bulan Terakhir

Cari Korban Pelecehan Lain, Polisi Cek Rekaman CCTV di Bandara Soetta 3 Bulan Terakhir

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Megapolitan
Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Megapolitan
Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X