Empat Kantong Jenazah dari Jatuhnya Pesawat Lion Air Kembali Tiba di JICT 2

Kompas.com - 29/10/2018, 22:31 WIB
Kantong jenazah bagian tubuh penumpang Lion Air JT 610 tiba di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok dan dibawa menggunakan ambulans ke RS Polri, Kramat Jati. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKantong jenazah bagian tubuh penumpang Lion Air JT 610 tiba di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok dan dibawa menggunakan ambulans ke RS Polri, Kramat Jati.

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat kantong jenazah berisi potongan tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 kembali tiba di Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/10/2018) malam.

Empat kantong itu dibawa oleh dua unit kapal yaitu kapal RIB Dumara yang tiba pukul 20.20 WIB dan kapal BC 9006 yang tiba pukul 20.40 WIB.

"RIB Dumara membawa 1 kantong bagian tubuh korban ke posko dan 1 kantong serpihan pesawat," demikian bunyi lembar pengumuman yang terdapat di posko pencarian di Dermaga JICT 2.

Baca juga: Saat Jokowi Bertatap Muka dengan Keluarga Korban Lion Air di Crisis Centre...

Sementara itu, kapal BC 9006 terpantau membawa tiga buah kantong jenazah. Pantauan Kompas.com, empat kantong jenazah langsung dibawa menggunakan empat mobil jenazah.

Empat kantong jenazah tersebut menambah daftar kantong jenazah yang tiba di Dermaga JICT 2 sejak Senin siang menjadi 25 kantong jenazah.

Hingga pukul 21.30 WIB, kapal BC 9006 merupakan kapal terakhir yang tiba di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, dari lokasi pencarian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang petugas tim SAR menyatakan, pencarian dilakukan selama 24 jam dan potongan tubuh yang ditemukan di lokasi pencairan akan segera dibawa ke Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok.

Baca juga: Ketua KNKT Duga Pesawat Lion Air Hancur Saat Menyentuh Permukaan Laut, Bukan Meledak di Udara

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin pagi.

Pesawat itu mengangkut 178 orang dewasa, 1 anak, 2 bayi, serta 2 pilot dan 6 awak pesawat lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.