Posko Ante Mortem, Post Mortem, dan Trauma Healing Disiapkan di RS Polri

Kompas.com - 30/10/2018, 13:01 WIB
Sebelas kantong jenazah kembali tiba di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018) malam KOMPAS.com/Ryana AryaditaSebelas kantong jenazah kembali tiba di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018) malam

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur menyediakan beberapa posko untuk menangani korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Salah satunya adalah posko ante mortem yang disiapkan untuk pendataan identitas dari keluarga korban.

"Ante mortem yaitu pendataan indentitas ciri-ciri masing-masing dari setiap keluarga," ujar Kepala RS Polri Kombes Pol Musyafak kepada wartawan, Selasa (30/10/2018).

Di pos ini, keluarga korban yang datang diminta membawa data dan dokumen korban seperti ijazah, maupun sertifikat lainnya yang ada tanda sidik jari untuk bisa diidentifikasi

Baca juga: Jika Data Lengkap, Identifikasi Korban Lion Air Bisa Diketahui Setelah 4 Hari

Selain data dan dokumen, untuk mempercepat identifikasi yang berhubungan dengan DNA keluarga terutama istri, anak, ayah, dan ibu diminta untuk mendatangi posko ante mortem.

Pakaian dan properti korban yang terakhir dipakai juga bisa membantu proses identifikasi.

Selanjutnya, RS Polri juga menyediakan posko post mortem atau instalasi forensik.

"Kegiatan identifikasi post mortem yaitu ada 15 dokter forensik dokter ordontologi yang akan nanti melaksanakan kegiatan pemeriksaan forensik dan gigi dan kemudian ahli DVI yang siap di sini sudah mulai bekerja hingga pagi hari ini," ucapnya.

Baca juga: Diminta ke DVI RS Polri, Keluarga Korban Lion Air Wajib Bawa Dokumen Ini...

Diketahui, proses forensik untuk identifikasi jenazah korban sudah dimulai pada hari ini.

Musyafak melanjutkan, RS Polri juga menyediakan posko untuk healing psikologi bagi keluarga korban yang mengalami trauma.

"Kita juga menyediakan posko untuk healing psikologi, trauma healing, ini juga dibantu oeh beberapa ahli-ahli psikologi selain dari polri, UI, beberapa RS termasuk TNI juga bergabung di sini untuk memberikan terapi-terapi psikologi kpda korban dan keluarga," lanjut Musyafak.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin pagi (29/10/2018). Pesawat itu mengangkut 178 orang dewasa, 1 anak, dan 2 bayi, serta 7 awak pesawat lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PAN Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Rencana Pembangunan Kampung Akuarium

PAN Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Rencana Pembangunan Kampung Akuarium

Megapolitan
Sopir Truk yang Tabrak Pemotor hingga Tewas Serahkan Diri ke Polisi

Sopir Truk yang Tabrak Pemotor hingga Tewas Serahkan Diri ke Polisi

Megapolitan
Kode dari Airin untuk Benyamin Terkait Pilkada Tangsel

Kode dari Airin untuk Benyamin Terkait Pilkada Tangsel

Megapolitan
Anies Minta Pembahasan APBD 2020 Dikebut

Anies Minta Pembahasan APBD 2020 Dikebut

Megapolitan
Rumah Kontrakan di Bekasi Dirampok, Penghuni Disekap dan Uang Rp 50 Juta Raib

Rumah Kontrakan di Bekasi Dirampok, Penghuni Disekap dan Uang Rp 50 Juta Raib

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Gerindra dan PKS Harus Duduk Bareng Bahas Wagub

Ketua DPRD DKI: Gerindra dan PKS Harus Duduk Bareng Bahas Wagub

Megapolitan
Satu Kamera Pemantau Gunung Merapi Rusak Akibat Awan Panas Letusan

Satu Kamera Pemantau Gunung Merapi Rusak Akibat Awan Panas Letusan

Megapolitan
Setelah Divonis Bebas, Ina Ingin Kembali Bersama Tiga Anaknya

Setelah Divonis Bebas, Ina Ingin Kembali Bersama Tiga Anaknya

Megapolitan
Terkait Jumat Bergamis Hitam, Pemkot Tangsel Periksa Camat Ciputat

Terkait Jumat Bergamis Hitam, Pemkot Tangsel Periksa Camat Ciputat

Megapolitan
RAPBD DKI Dinilai Tak Transparan, Anies: Itu Penggiringan Opini Tak Sehat

RAPBD DKI Dinilai Tak Transparan, Anies: Itu Penggiringan Opini Tak Sehat

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Graha Bintaro, Sopir Kabur

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Graha Bintaro, Sopir Kabur

Megapolitan
Prasetio Edi Janji Akan Langsung Bahas Alat Kelengkapan DPRD

Prasetio Edi Janji Akan Langsung Bahas Alat Kelengkapan DPRD

Megapolitan
Cegah Pungli, Kamera Tubuh Petugas PJR Dilengkapi Fitur GPS dan Live Streaming

Cegah Pungli, Kamera Tubuh Petugas PJR Dilengkapi Fitur GPS dan Live Streaming

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Tewas Terlindas Truk di Bintaro Tanpa Identitas

Polisi: Pengendara Motor yang Tewas Terlindas Truk di Bintaro Tanpa Identitas

Megapolitan
RAPBD 2020 Diunggah ke Situs Bappeda, Penyusunan Anggaran DKI Diklaim Transparan

RAPBD 2020 Diunggah ke Situs Bappeda, Penyusunan Anggaran DKI Diklaim Transparan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X