Curah Hujan Meningkat Pekan Ini, BMKG Minta Warga Waspada

Kompas.com - 05/11/2018, 16:24 WIB
Ilustrasi hujankulkann Ilustrasi hujan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meminta masyarakat mewaspadai peningkatan curah hujan di sejumlah provinsi, termasuk di DKI Jakarta, yang diprediksi dimulai Senin (5/11/2018) hingga Jumat (9/11/2018) mendatang.

"Konsentrasi curah hujan meluas ke wilayah Jawa disebabkan adanya perlambatan dan area pertemuan angin yang memanjang dari Jawa bagian timur hingga barat sehingga meningkatkan kelembapan udara di wilayah Jawa," kata Deputi Bidang Meterologi BMKG Mulyono R Prabowo dalam siaran pers, Senin (5/11/2018).

Prabowo meminta masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Baca juga: BMKG: Waspadai Peningkatan Curah Hujan di Wilayah Indonesia Bagian Barat

Menurut Prabowo, potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di Indonesia, termasuk di Pulau Jawa dalam beberapa hari ke depan.

Prabowo mengatakan, provinsi-provinsi yang diprediksi mengalami peningkatan curah hujan adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, dan Lampung di Pulau Sumatera.

Sementara itu, di Pulau Jawa ada Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur yang mengalami peningkatan curah hujan.

Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, dan Papua Barat juga diprediksi mengalami hal sama.

Baca juga: Prakiraan Curah Hujan, Aceh Selatan Tertinggi dan NTT Paling Rendah

Prabowo juga menyampaikan, gelombang setinggi 2,5 meter hingga 4 meter diprediksi akan menerjang Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan.

Kemudian Perairan Selatan Jawa hingga Lombok, Selat Bali dan Selat Lombok bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Lombok.



Terkini Lainnya

Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Nasional
Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Megapolitan
Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Megapolitan
Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Edukasi
Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Regional
Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Megapolitan
Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Nasional
Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Regional
Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Internasional
Lagi, Petugas KPPS di Bekasi Meninggal Dunia akibat Kelelahan

Lagi, Petugas KPPS di Bekasi Meninggal Dunia akibat Kelelahan

Megapolitan
Sebulan Beroperasi, Metrotrans Terintegrasi MRT Dukuh Atas Masih Sepi Peminat

Sebulan Beroperasi, Metrotrans Terintegrasi MRT Dukuh Atas Masih Sepi Peminat

Megapolitan
Bertemu Sekjen Parpol Koalisi, Sandiaga Konsolidasikan Pusat Pengumpulan Formulir C1

Bertemu Sekjen Parpol Koalisi, Sandiaga Konsolidasikan Pusat Pengumpulan Formulir C1

Nasional
Divonis Mati, Sari Pembunuh Mantan Jurnalis Dufi Menangis

Divonis Mati, Sari Pembunuh Mantan Jurnalis Dufi Menangis

Regional
Anies: Swasta Sediakan RTH, Dapat Diskon PBB 50 Persen

Anies: Swasta Sediakan RTH, Dapat Diskon PBB 50 Persen

Megapolitan
Sri Mulyani: Presiden Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2020 Tembus 5,6 Persen

Sri Mulyani: Presiden Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2020 Tembus 5,6 Persen

Nasional

Close Ads X