Sampah Plastik hingga Kasur Penuhi Kali Cagak Saat Musim Hujan

Kompas.com - 13/11/2018, 12:53 WIB
Petugas UPK Badan Air membersihkan sampah yang berada di Kali Cagak, Pluit, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Petugas UPK Badan Air membersihkan sampah yang berada di Kali Cagak, Pluit, Selasa (13/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai jenis sampah kiriman bisa memenuhi aliran Kali Cagak di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, bila musim hujan telah tiba.

Pengawas UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan Joni menyatakan, sampah yang menumpuk umumnya berupa plastik hingga kasur yang terkirim dari wilayah Bogor.

"Sampahnya itu aneh aneh, kadang ada bantal, kasur, bambu, pohon pisang. Kalau hari biasa itu cuma macem plastik-plastik aja," kata Joni saat ditemui di lokasi, Selasa (13/11/2018).

Baca juga: Musim Hujan, Kali Cagak dan Cakung Drain Diprediksi Dipenuhi Sampah Kiriman


Joni menuturkan, sampah-sampah diduga lolos dari sekatan di Pintu Air Manggarai atau Mal Seasons City sehingga bisa mengalir sampai Kali Cagak.

"Saya kurang tahu kalau di daerah sana ya, yang jelas sampai ke sini, mungkin molos dari bawah. Tapi yang jelas kalau hujan di sini sangat parah sekali," ujar Joni.

Baca juga: Ini Pintu Air di Jakarta yang Paling Sering Terima Sampah Kiriman

Ia pun memastikan bahwa sampah-sampah itu kebanyakan berasal dari wilayah hulu di Bogor karena jumlah rumah yang berdiri di tepi Kali Cagak tidak banyak.

Pantauan Kompas.com pada Selasa pagi, sampah tampak terbendung oleh sekatan selebar 50 meter di Kali Cagak. Sampah-sampah itu terdiri dari sampah plastik berupa kemasan makanan, detergen, atau kantong plastik.

Sebelumnya, Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging menyatakan, Kali Cagak merupakan salah satu aliran sungai yang rawan sampah kiriman pada musim hujan.



Terkini Lainnya

Viral Ojek Online Tetap Antar Makanan meski Motor Hilang, Begini Ceritanya...

Viral Ojek Online Tetap Antar Makanan meski Motor Hilang, Begini Ceritanya...

Megapolitan
Ini Rencana Pengaturan 'Contra Flow' dan 'One Way' di Jalan Tol pada Lebaran 2019

Ini Rencana Pengaturan "Contra Flow" dan "One Way" di Jalan Tol pada Lebaran 2019

Megapolitan
Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan selama Arus Lebaran 2019

Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan selama Arus Lebaran 2019

Megapolitan
PT KAI Berangkatkan Kereta Mudik Gratis di Stasiun Pasar Senen

PT KAI Berangkatkan Kereta Mudik Gratis di Stasiun Pasar Senen

Megapolitan
Hari Pertama Penambahan Kereta Mudik, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Hari Pertama Penambahan Kereta Mudik, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Megapolitan
Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Megapolitan
Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Megapolitan
Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Megapolitan
Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Megapolitan
150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

Megapolitan
Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Megapolitan
Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Megapolitan
Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Megapolitan

Close Ads X