Bila Jadi Wagub DKI, Agung Ingin Kembangkan Program OK OCE

Kompas.com - 16/11/2018, 12:09 WIB
Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta Agung Yulianto ditemui usai bertemu dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Jalan Imam Bonjol, Selasa (25/9/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta Agung Yulianto ditemui usai bertemu dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Jalan Imam Bonjol, Selasa (25/9/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Agung Yulianto menyampaikan ingin kembangkan program OK OCE yang digagas Sandiaga Uno jika nanti terpilih jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Agung menyatakan, program OK OCE sejalan dengan latar belakangnya sebagai orang yang berkecimpung di dunia bisnis.

"Kalau keinginan (kembangkan program OK OCE) itu iya keinginan, sesuai dengan background saya akan kami teruskan," kata Agung saat ditemui di Grand Galaxy Park, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (15/11/2018).

OK OCE merupakan program yang berusaha melakukan pembinaan kewirausahaan terhadap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di bawah Suku dinas Koperasi dan UMKM (Usaha, Menengah, Kecil, Mikro).


Baca juga: Kata Cawagub DKI Agung Yulianto, Banjir-Macet Bukan Masalah Utama Warga Jakarta

Agung menambahkan, walau ingin kembangkan program OK OCE, dia nanti akan tetap harus berkoordinasi dengan Gubernur Anies Baswedan dan mengikuti arahannya.

"Begini wagub itu tidak bisa bekerja semaunya sendiri, semua harus sesuai arahan visi-misi dari gubernur, tentunya kami akan konsultasikan dengan gubernur," kata Agung.

Agung mengaku telah mengenal baik Gubernur Anies dan siap jadi Wagub DKI jika nanti ditunjuk dan terpilih di DPRD DKI.

"Kalau dianggap cocok saya siap diberikan amanah tersebut, kalau tidak cocok saya tidak mau memaksakan diri," kata Agung.

Agung menjadi salah satu kader PKS yang dipilih partainya sebagai kandidat wagub DKI bersama Ahmad Syaikhu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi.

Gerindra DKI dan PKS DKI telah bersepakat bahwa kursi wagub DKI menjadi hak PKS setelah ditinggalkan Sandiaga Uno yang kini maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu Presiden 2019.

Agung akan mengikuti mekanisme fit and proper test yang diselenggarakan bersama oleh PKS Ddan Gerindra. Dua kandidat yang lolos fit and proper test akan diajukan PKS dan Gerindra kepada Anies Baswedan.

Anies pada giliranan akan mengajukan dua nama itu ke DPRD DKI untuk dipilih dalam rapat paripurna di DPRD.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X