Beredar Kabar DKI Cabut Segel, Begini Kondisi Pulau D Hasil Reklamasi

Kompas.com - 23/11/2018, 11:28 WIB
Kondisi Pulau D reklamasi setelah beredar kabar Pemprov DKI Jakarta akan mencabut segel bangunan di pulau terseb KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKondisi Pulau D reklamasi setelah beredar kabar Pemprov DKI Jakarta akan mencabut segel bangunan di pulau terseb

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikabarkan akan mencabut segel bangunan di Pulau D Reklamasi, Jakarta Utara, Jumat (23/11/2018) hari ini. Namun, rencana tersebut dikabarkan batal tanpa alasan yang jelas.

Kabar pembukaan segel berseliweran di kalangan jurnalis sejak Kamis (22/11/2018) malam. Dalam pesan singkat yang diterima Kompas.com, pembukaan segel akan dilakukan pada Jumat pagi pukul 09.00 WIB.

Namun, suasana Pulau D pada pukul 09.00 WIB pagi tadi terpantau sepi. Tidak ada tanda-tanda akan adanya pembukaan segel.

Baca juga: Sekda DKI: Lahan Pulau Reklamasi yang Dikomersialkan Kurang dari 50 Persen

Kendati demikian, sejumlah kendaraan tampak lalu-lalang di jalan utama Pulau D. Beberapa petugas keamanan juga terlihat berpatroli di sana.

Salah seorang petugas keamanan mengaku tidak mengetahui rencana pembukaan segel tersebut. "Maaf Mas, kami enggak tahu apa-apa," ujar dia.

Sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB, belum ada tanda-tanda segel bangunan di Pulau D akan dibuka.

Baca juga: Setelah Jakarta Hentikan Reklamasi, Masih Ada 35 Proyek yang Berjalan

Adapun pada Juni lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyegel 932 bangunan yang berdiri di Pulau D hasil reklamasi. Bangunan-bangunan itu disegel karena tidak memiliki IMB.

Saat itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, nasib-nasib bangunan di sana akan ditentukan oleh Rancangan Perda terkait tata ruang pulau reklamasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Dibangun, Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar Lagi, Apa yang Terjadi?

Baru Dibangun, Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar Lagi, Apa yang Terjadi?

Megapolitan
Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Megapolitan
Pelaku Pencurian di Kantor Katadata Ambil Decorder CCTV

Pelaku Pencurian di Kantor Katadata Ambil Decorder CCTV

Megapolitan
Sanksi bagi Penyerobot Jalur Sepeda Diterapkan Mulai Hari Ini

Sanksi bagi Penyerobot Jalur Sepeda Diterapkan Mulai Hari Ini

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN} Anggota Satpol PP DKI Bobol ATM I Mengapa 10 Pabrik Sepatu Pindah dari Banten I Kusni Kasdut, Pejuang Kemerdekaan yang Jadi Penjahat

[POPULER MEGAPOLITAN} Anggota Satpol PP DKI Bobol ATM I Mengapa 10 Pabrik Sepatu Pindah dari Banten I Kusni Kasdut, Pejuang Kemerdekaan yang Jadi Penjahat

Megapolitan
Awas Kena Tilang, Ini Informasi Lengkap Seputar Jalur Sepeda di Jakarta

Awas Kena Tilang, Ini Informasi Lengkap Seputar Jalur Sepeda di Jakarta

Megapolitan
7 Fakta Seputar Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Bekasi

7 Fakta Seputar Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Bekasi

Megapolitan
BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Menikmati Sore di Setu Sawangan, Depok yang 'Diselimuti' Azolla Pinnata...

Menikmati Sore di Setu Sawangan, Depok yang "Diselimuti" Azolla Pinnata...

Megapolitan
Seorang Pria Babak Belur Dipukuli Preman Saat Antar Kekasih Pulang

Seorang Pria Babak Belur Dipukuli Preman Saat Antar Kekasih Pulang

Megapolitan
Nasib 12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Ditentukan Setelah Pemeriksaan

Nasib 12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Ditentukan Setelah Pemeriksaan

Megapolitan
Gaji PNS DKI Capai 28 Juta, Lulusan IPDN Berbondong-bondong Incar Posisi di Jakarta

Gaji PNS DKI Capai 28 Juta, Lulusan IPDN Berbondong-bondong Incar Posisi di Jakarta

Megapolitan
54 Raperda Diusulkan pada 2020, Ketua DPRD DKI Minta Dipangkas

54 Raperda Diusulkan pada 2020, Ketua DPRD DKI Minta Dipangkas

Megapolitan
228 Mobil Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak

228 Mobil Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak

Megapolitan
Gudang Kayu di Bekasi Ludes Dilalap Api Pembakaran Sampah

Gudang Kayu di Bekasi Ludes Dilalap Api Pembakaran Sampah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X