Pemkot Tangerang Tunggu Izin Pemerintah Pusat Manfaatkan Cisadane untuk Wisata Air

Kompas.com - 25/11/2018, 21:57 WIB
Berbagai stan gabungan organisasi perangkat daerah dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) se-Tangerang Raya berlomba membangun stan yang Instagramable di acara Festival Cisadane yang dimulai pada 25 Agustus - 1 September 2018. RIMA WAHYUNINGRUMBerbagai stan gabungan organisasi perangkat daerah dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) se-Tangerang Raya berlomba membangun stan yang Instagramable di acara Festival Cisadane yang dimulai pada 25 Agustus - 1 September 2018.

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya berencana menjadikan bantaran Sungai Cisadane sebagai salah satu objek wisata air di Tangerang. Salah satu fasilitas yang bisa dinikmati masyarakat yaitu transportasi air.

"Konsepnya banyak. Kami ingin membuat water way poin to poin. Terus yang seberang Taman Gajah Tunggal itu di bawahnya kami bikin perahu, jadi orang sambil menikmati perahu. Ya bayarnya Rp 10.000 per 10-15 menit," kata Arief saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/11/2018).

Arief mengatakan, selain bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, pemanfaatan Sungai Cisadane dilakukan agar masyarakat peduli terhadap kondisi sungai. Arief berharap masyarakat paham bahwa sungai bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, salah satunya sebagai destinasi wisata.

Baca juga: Warga Babakan Mencuci di Air Keruh Sungai Cisadane

Pemerintah Kota Tangerang masih menunggu izin pemanfaatan Sungai Cisadane dari  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kami berharap pemerintah pusat ketika melempar program, ya daerah dibantu atau dikawal. Desainnya sudah ada, tinggal eksekusi," ujar Arief.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X