Kesaksian Warga Saat Crane Pembangunan Turap Kali Sentiong Ambruk

Kompas.com - 06/12/2018, 14:23 WIB
Sebuah crane yang digunakan dalam pembangunan turap Kali Sentiong di Kebon Kosong, Kemayoran, ambruk, Kamis (6/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSebuah crane yang digunakan dalam pembangunan turap Kali Sentiong di Kebon Kosong, Kemayoran, ambruk, Kamis (6/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebuah crane yang digunakan dalam pembangunan turap Kali Sentiong di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, ambruk pada Kamis (6/12/2018).

Salah seorang saksi mata bernama Indra menuturkan, crane tersebut ambruk ketika hendak memasuki area sungai dari jalan inspeksi di tepi sungai.

"Posisinya crane itu mau geser dari jalanan ke atas sungai. Tetapi, pas itu pelat besi yang jadi perahunya itu bergeser akhirnya si crane-nya menjomplang," kata Indra kepada Kompas.com.

Crane kemudian miring ke arah barat. Tiang crane setinggi tujuh meter melintang dan menimpa dua rumah yang berada sekitar lima meter dari bibir sungai.

Baca juga: Crane Pembangunan Turap Ambruk Timpa Rumah di Kemayoran, 3 Orang Luka-luka

"Saat itu ada lima orang yang di dekat crane langsung lompat semua. Termasuk pekerja yang ada di pelat baja yang di atas sungai," ujar Indra.

Zaira, pemilik warung di dekat lokasi kejadian, menyebut peristiwa berlangsung secara tiba-tiba. Ia menambahkan, cuaca pada saat itu juga terpantau cerah.

"Tiba-tiba saja gitu, saya baru sadar pas crane-nya sudah roboh nimpa rumah. Sudah gitu saya langsung kabur aja," kata Zaira.

Zaira mengatakan dirinya melihat tiga orang yang mengalami luka akibat kejadian itu. Namun, ketiga orang tersebut segera dibawa ke rumah sakit terdekat dalam waktu hitungan menit.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X