Belum Ada Perda, Fasilitas di Pulau Reklamasi Tetap Dibangun

Kompas.com - 23/12/2018, 17:00 WIB
Penampakan Pulau G dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau G adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta. Kompas.com/Alsadad RudiPenampakan Pulau G dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau G adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, beragam fasilitas sudah direncanakan untuk dibangun di pulau hasil reklamasi yaitu Pulau C dan Pulau D di Jakarta Utara.  Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya jalur jalan sehat dan sepeda santai.

Pemprov juga berencana membangun lapangan voli, basket, dan futsal.

"Nanti akan dibuatkan lapangan, teman-teman pernah lihat Monas? Samping Monas itu ada lapangan basket, voli, futsal, itu nanti kami ingin siapkan lapangan-lapangan itu di sekitar pesisir pantai juga. Jadi ketika datang ke sini bisa melakukan kegiatan olahraga bermain," kata Anies di Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (23/12/2018).

Anies menambahkan, fasilitas-fasilitas tersebut tetap akan dibangun meski belum ada peraturan daerah (perda) tentang zonasi dan tata ruang di pulau reklamasi.

"Bisa ini bisa jalan terus," ucapnya.

Baca juga: DKI Bangun Jalasena di Pantai Hasil Reklamasi

Ia mengemukakan, hal tersebut tak akan menyalahi aturan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak menyalahi aturan. Nanti kami akan siapkan aturannya. Jadi ini justru membuat tempat ini bisa diakses siapa saja dan bisa dilihat. Siapa saja bisa dilihat kalau tertutup gimana ? Intinya rakyat bisa pakai. Gitu aja," kata dia.

Rancangan peraturan daerah (raperda) yang mengatur pengembangan dan pengelolaan pulau-pulau reklamasi baru akan dibahas di DPRD DKI Jakarta pada Januari 2019. Saat ini, raperda telah didaftarkan sebagai program legislatif daerah (prolegda) 2019.

Anies mengatakan, selama pembangunan fasilitas di pulau tersebut, warga bisa memasuki kawasan itu.

"Warga sudah bisa melihat langsung, dahulu tuh kita mendengar kawasan ini tuh seperti kawasan tertutup terisolasi bahkan wartawan mau masuk saja gak bisa dan serba sulit. Sekarang tidak, ini adalah kawasan terbuka kawasan milik kita. Sehingga proses pembangunannya pun nanti seluruh warga bisa menyaksikan dari dekat," ujar dia.

Minggu pagi, Anies meletakan batu pertama pembangunan jalur Jalan Sehat dan Sepeda Santai  (Jalasena) di kawasan itu. Pembangunan jalu jalan sehat selebar 3 meter dan panjang 7,6 kilometer itu dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Gadungan Ajak Bibi Tipu Warga Buat Jadi Pegawai Kontrak Pemprov DKI

Satpol PP Gadungan Ajak Bibi Tipu Warga Buat Jadi Pegawai Kontrak Pemprov DKI

Megapolitan
Hati-hati, Ada Penipuan Obat Covid-19 di Online Shop!

Hati-hati, Ada Penipuan Obat Covid-19 di Online Shop!

Megapolitan
Kisah Pemilik Kedai Kopi yang Turun Pendapatan hingga 90 Persen Saat PPKM

Kisah Pemilik Kedai Kopi yang Turun Pendapatan hingga 90 Persen Saat PPKM

Megapolitan
Pasukan Kuning Jakbar Bantu Antar Tabung Oksigen ke RS Sejak Sebulan Terakhir

Pasukan Kuning Jakbar Bantu Antar Tabung Oksigen ke RS Sejak Sebulan Terakhir

Megapolitan
Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM: IGD Mulai Lengang, Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM: IGD Mulai Lengang, Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Megapolitan
Fakta Pencandu Narkoba Timbun Alkes dan Obat di Jakbar: Ivermectin Dijual Mahal hingga Palsukan Tabung Oksigen

Fakta Pencandu Narkoba Timbun Alkes dan Obat di Jakbar: Ivermectin Dijual Mahal hingga Palsukan Tabung Oksigen

Megapolitan
Vaksinasi Keliling di Pondok Pinang: 125 Orang Mendaftar, yang Disuntik Hanya 109

Vaksinasi Keliling di Pondok Pinang: 125 Orang Mendaftar, yang Disuntik Hanya 109

Megapolitan
Gudang Gas di Belakang Pasar Jabon Meruya Terbakar

Gudang Gas di Belakang Pasar Jabon Meruya Terbakar

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus, Pemkot Tangsel: Seluruh Aturan Ikuti Pusat

PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus, Pemkot Tangsel: Seluruh Aturan Ikuti Pusat

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Tambah 227 Kasus di Kota Tangerang, 6.890 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 Juli: Tambah 227 Kasus di Kota Tangerang, 6.890 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Dewan Guru Besar Desak Jokowi Batalkan Statuta UI Hasil Revisi demi Martabat dan Wibawa Kampus

Dewan Guru Besar Desak Jokowi Batalkan Statuta UI Hasil Revisi demi Martabat dan Wibawa Kampus

Megapolitan
Sederet Masalah Statuta UI Hasil Revisi Jokowi, Bukan Cuma Problem Rektor Rangkap Jabatan di BUMN

Sederet Masalah Statuta UI Hasil Revisi Jokowi, Bukan Cuma Problem Rektor Rangkap Jabatan di BUMN

Megapolitan
Soal Revisi Statuta UI, Dewan Guru Besar Ungkap Ada Penyimpangan Prosedur

Soal Revisi Statuta UI, Dewan Guru Besar Ungkap Ada Penyimpangan Prosedur

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Warga Depok Malah Gelar Turnamen Bola di Bojongsari

PPKM Level 4 Diperpanjang, Warga Depok Malah Gelar Turnamen Bola di Bojongsari

Megapolitan
UPDATE 26 Juli 2021: 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Orang Wafat

UPDATE 26 Juli 2021: 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Orang Wafat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X