Pemkot Jakpus Sebut PKL yang Duduki Trotoar Tanah Abang Terorganisasi

Kompas.com - 08/01/2019, 18:08 WIB
Pengamatan Kompas.com pada Senin (7/1/2019), pedagang kembali mengokupasi trotoar di Jalan Jatibaru Bengkel tepatnya samping Stasiun Tanah Abang. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAPengamatan Kompas.com pada Senin (7/1/2019), pedagang kembali mengokupasi trotoar di Jalan Jatibaru Bengkel tepatnya samping Stasiun Tanah Abang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, pedagang yang berjualan di trotoar Jalan Jatibaru Bengkel, Tanah Abang, Jakarta Pusat bandel, meski telah ditertibkan Satpol PP. 

"Kami terus tertibkan dan tidak dibiarkan, tetapi pedagang kaki lima memang bandel. Padahal kita sidak terus," kata Irwandi kepada Kompas.com, Selasa (8/1/2019).

Menurut Irwandi, pedagang yang berjualan di trotoar Jalan Jatibaru Bengkel adalah pedagang-pedagang baru dan pedagang yang tak mendapat kios di jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang.

Baca juga: Monas dan Tanah Abang Jadi Destinasi Favorit Pengguna Grab Saat Malam Tahun Baru

Adapun, skybridge Tanah Abang hanya mampu menampung 446 PKL yang dulunya berjualan di Jalan Jatibaru Raya. Sementara, 149 PKL lainnya tidak mendapat kios di skybridge.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat pun telah memfasilitasi PKL yang tidak mendapat kios untuk berjualan di Blok F Tanah Abang.

"Pedagang tidak mau menempati Blok F karena kurang strategis dan masih berdagang di trotoar. Muncul juga PKL baru yang mengisi tempat PKL yang sudah naik ke skybridge, itu diorganisasi komunitas PKL dan terus kami tertibkan," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tak Kebagian Lapak di Skybridge, PKL Duduki Trotoar Tanah Abang 

Sebelumnya, sejumlah pedagang kembali mengokupasi trotoar Jalan Jatibaru Bengkel, tepatnya samping Stasiun Tanah Abang pada Senin (7/1/2019). Para pedagang itu terlihat membuka lapaknya di trotoar sekaligus menjajakan dagangannya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Megapolitan
Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Megapolitan
Fakta Pandemi Covid-19 Jakarta Memburuk: Tembus 4.000 Kasus Baru, Varian Baru Mengganas

Fakta Pandemi Covid-19 Jakarta Memburuk: Tembus 4.000 Kasus Baru, Varian Baru Mengganas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro, Simak Pengaturannya

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro, Simak Pengaturannya

Megapolitan
Cerita Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Dulu Ludes, Kini Rugi Ratusan Juta Rupiah

Cerita Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Dulu Ludes, Kini Rugi Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Masih Dibuka

PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Masih Dibuka

Megapolitan
UPDATE: Tambah 230 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.267 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 230 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.267 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Megapolitan
UPDATE: Tambah 56 Kasus di Kota Tangerang, 471 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 56 Kasus di Kota Tangerang, 471 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Daftar Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri di DKI | Kasus Covid-19 Meledak

[POPULER JABODETABEK] Daftar Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri di DKI | Kasus Covid-19 Meledak

Megapolitan
4 Fakta Sindikat Preman di Tanjung Priok, Berkedok Jasa Pengamanan hingga Raup Ratusan Juta Rupiah

4 Fakta Sindikat Preman di Tanjung Priok, Berkedok Jasa Pengamanan hingga Raup Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
Tren Kasus Positif Covid-19 pada Anak-anak Meningkat, Balita Ikut Jadi Korban

Tren Kasus Positif Covid-19 pada Anak-anak Meningkat, Balita Ikut Jadi Korban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 394 Kasus Covid-19 di Depok, 6 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 394 Kasus Covid-19 di Depok, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Wilayah Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Wilayah Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Jebol Indomaret Bantargebang, Pelaku Rusak CCTV Sebelum Bobol ATM

Jebol Indomaret Bantargebang, Pelaku Rusak CCTV Sebelum Bobol ATM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X