MRT Akan Operasikan 8 Rangkaian Kereta pada Awal

Kompas.com - 22/03/2019, 21:56 WIB
Direktur Utama MRT Jakarta William P Sabandar di Stasiun Bundaran HI, Kamis (28/2/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaDirektur Utama MRT Jakarta William P Sabandar di Stasiun Bundaran HI, Kamis (28/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, pihaknya akan mengoperasikan delapan rangkaian kereta saat MRT Jakarta mulai beroperasi. Jumlah itu akan ditambah delapan lagi, sehingga menjadi 16 rangkaian, setelah dua bulan beroperasi.

"Sampai bulan berikutnya dengan penumpang dan dukungan kami akan lihat untuk dua bulan ke depan kami akan evaluasi," kata William di Kantor PT MRT Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2019).

Ia menyebutkan, MRT akan menambah rangkaian kereta dari awalya 8 menjadi 16 rangkaian dengan headway atau selang waktu kedatangan kereta 5 menit.

Baca juga: MRT Siapkan Kartu Singletrip dan Multitrip, Ini Bedanya...


"Dan dua bulan kami akan tambah rangkaian kereta jadi 16. Headway di jam sibuk 5 menit dari 05.00 WIB - 12.00 WIB akan dilakukan di bulan Mei selambatnya bulan Juni," kata dia.

Untuk pengoperasian pertama pada Senin mendatang, MRT hanya menggunakan 8 rangkaian kereta dengan headway 10 menit. Kereta beroperasi dari pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB.

"(Pada) 25 Maret kami akan operasi dengan menggunakan 8 kereta ditambah 7 rangkaian kereta beroperasi dengan satu cadangan. Layanannya mulai dari jam 5.30 pagi sampai dengan 22.30 malam," ujar William.

MRT Jakarta akan diresmikan pada hari Minggu mendatang. Namun MRT baru beroperasi secara komersial, dengan penumpang diharuskan membayar tiket, pada 1 April mendatang. Antara tanggal 24 Maret hingga 1 April, penumpang tidak dipungut biaya tiket.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Megapolitan
Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Megapolitan
Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Megapolitan
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik Hitam di Pinggir Kali Grogol

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik Hitam di Pinggir Kali Grogol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X