Kuasa Hukum Sebut Jokdri Diperiksa soal Barang Bukti dan Aliran Dana

Kompas.com - 25/03/2019, 11:22 WIB
Kuasa hukum Joko Driyono, Andru Bimasetta, memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/3/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Kuasa hukum Joko Driyono, Andru Bimasetta, memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia, Joko Driyono, diperiksa Satuan Tugas Antimafia Bola di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/3/2019). Kuasa hukum Joko Driyono atau Jokdri, Andru Bimasetta menyatakan, pemeriksaan hari ini beragenda konfirmasi barang-barang bukti dan aliran dana di rekening Jokdri.

"Masih sama persis dengan agenda kemarin, mengonfirmasi bukti-bukti semua, terus untuk melakukan pengecekan rekening itu aliran-aliran, selama ini kegiatan Pak Joko sehari-hari, itu aja," kata Andru kepada wartawan.

Andru mengemukakan, kliennya tidak punya persiapan khusus dalam menjalani pemeriksaannya hari ini. Andru membantah bahwa Jokdri sengaja tidak memenuhi dua panggilan sebelumnya untuk mempersiapkan diri.

Baca juga: Kuasa Hukum Bantah Jokdri Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola


"Prinsipnya Pak Joko sangat jujur dan terbuka dengan segala halnya, apa yang ada di situ diceritakan betul, enggak ada yang beliau tambahkan atau kurangkan," ujar Andru.

Ia menambahkan, pemeriksaan terhadap Jokdri juga masih terkait perusakan barang bukti pengaturan skor, bukan keterlibatan Jokdri dalam dugaan pengaturan skor.

"Semua yang ditanyakan misalkan ada komputer itu ditanyakan benar gak punya bapak, jadi bukan nanya pengaturan skor," kata Andru.

Hari ini, Jokdri memenuhi panggilan pemeriksaan Satgas Antimafia Bola setelah dua kali tidak memenuhi panggilan, yaitu 18 dan 21 Maret 2019. Pemeriksaan hari ini merupakan yang kelima. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Megapolitan
Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Megapolitan
Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Megapolitan
Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Close Ads X