Sebanyak 1.169 APK Ditertibkan di Kepulauan Seribu

Kompas.com - 15/04/2019, 13:44 WIB
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bersama Bawaslu dan Satpol PP menertibkan 1.169 Alat Peraga Kampanye (APK), Minggu (14/4/2019). Dokumen Bawaslu Kepulauan SeribuPemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bersama Bawaslu dan Satpol PP menertibkan 1.169 Alat Peraga Kampanye (APK), Minggu (14/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.169 alat peraga kampanye (APK) ditertibkan di Kepulauan Seribu, Minggu (14/4/2019) kemarin.

Penertiban tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dan Bawaslu Kepulauan Seribu.

"Jumlah tersebut yang berhasil kami tertibkan dalam waktu satu hari," kata Ketua Bawaslu Kepulauan Seribu Syarifudin, Senin (15/4/2019).

Menurut Syarifudin kebanyakan APK yang ditertibkan terpasang di rumah warga. Dia juga menambahkan jumlah tersebut sudah mencapai 90 persen dari keseluruhan APK yang ada di Kepulauan Seribu.

Baca juga: Satpol PP DKI Sebut Warga Bisa Turunkan APK yang Masih Terpasang

"Rincian APK yang ditertibkan adalah 260 bendera, 188 spanduk, 21 baliho, 3 umbul-umbul, 589 stiker, serta 108 banner," ujar Syarifudin.

Ia menambahkan, seluruh APK di masa tenang kampanye Pemilu 2019 harus dicopot, baik yang terpasang sesuai aturan, maupun yang melanggar.

"Sebelum masa tenang kami sudah menghubungi partai politik di Kepulauan Seribu untuk lakukan penertiban APK masing-masing. Tapi sampai pukul 24.00 WIB kemarin tidak segera ditertibkan, itulah yang jadi tupoksi kami," kata dia.

Masa tenang kampanye Pemilu 2019 dimulai Minggu kemarin pukul 00.00 WIB hingga hari pencoblosan Rabu mendatang.

Bawaslu menyebutkan, pihaknya akan melakukan pembersihan APK terhitung sejak hari pertama masa tenang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

Megapolitan
Bekasi Menuju 'New Normal' Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Bekasi Menuju "New Normal" Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Megapolitan
Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Megapolitan
Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Megapolitan
Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Megapolitan
Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Megapolitan
Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Megapolitan
Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Megapolitan
Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Megapolitan
UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Megapolitan
Ikut Jakarta, Pemkot Bogor Siapkan PSBB Transisi hingga 4 Juni

Ikut Jakarta, Pemkot Bogor Siapkan PSBB Transisi hingga 4 Juni

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X