Pelintasan KA di Pisangan Lama Ditutup, Pejalan Kaki Masih Bisa Lewat

Kompas.com - 10/05/2019, 14:17 WIB
Rekayasa lalu lintas akibat penutupan pelintasan kereta Pisangan Lama, Jakarta Timur DOK DINAS PERHUBUNGAN DKI JAKARTARekayasa lalu lintas akibat penutupan pelintasan kereta Pisangan Lama, Jakarta Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Pejalan kaki masih diperbolehkan untuk melewati pelintasan kereta api JPL 52 di kawasan Pisangan Lama, Jakarta Timur, yang mulai ditutup Jumat (10/5/2019) tengah malam nanti.

Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Andreas Eman mengatakan, pejalan kaki masih dapat menyeberang dibantu oleh petugas.

"Orang masih bisa nyeberang... tapi dipandu. Rencananya saya suruh pandu untuk menyeberang karena double-double track itu (tiap) 4 menit lewat, (tiap) 2 menit lewat, jadi bahaya kan kalau gak dipandu," kata Eman.

Ia menyebut, jembatan penyeberangan orang (JPO) nantinya akan dibangun di pelintasan tersebut supaya pejalan kami aman saat menyeberangi rel kereta.

Baca juga: Pelintasan Pisangan Lama dan Stasiun Cakung Ditutup, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Situasi berbeda berlaku di pelintasan KA JPL 66 di dekat Stasiun Cakung. Eman mengatakan, pejalan kaki di sana diarahkan menyeberang lewat Stasiun Cakung yang letaknya berada di atas lintasan kereta.

"Kalau yang di Cakung sudah ada penyeberangannya di stasiun, menyeberangnya lewat jembatan, sudah enggak bisa lewat pelintasan," ujar Eman.

Kedua pelintasan yang ditutup nanti malam itu tidak langsung ditembok secara permanen tetapi dipasangi moveable concreta barrier terlebih dahulu untuk menghalau kendaraan melintas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Tangsel Akan Sering Patroli ke Kontrakan untuk Awasi Pendatang

Satpol PP Tangsel Akan Sering Patroli ke Kontrakan untuk Awasi Pendatang

Megapolitan
Kisruh PPDB, Kenapa Unjuk Rasa di Jakarta Begitu Masif?

Kisruh PPDB, Kenapa Unjuk Rasa di Jakarta Begitu Masif?

Megapolitan
Pilkada Depok 2020, Tim Gerindra dan PDI-P Yakin Pasangan Pradi-Afifah Tak Akan Berubah

Pilkada Depok 2020, Tim Gerindra dan PDI-P Yakin Pasangan Pradi-Afifah Tak Akan Berubah

Megapolitan
Ledakan di Menteng, Sejauh Mana Peristiwa Ledakan Disebut Terorisme?

Ledakan di Menteng, Sejauh Mana Peristiwa Ledakan Disebut Terorisme?

Megapolitan
Pilkada Depok 2020, PDI-P dan Gerindra Mantap Usung Pradi-Afifah

Pilkada Depok 2020, PDI-P dan Gerindra Mantap Usung Pradi-Afifah

Megapolitan
Bima: Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Bogor karena Banyak Sektor Usaha Beroperasi Kembali di Jakarta

Bima: Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Bogor karena Banyak Sektor Usaha Beroperasi Kembali di Jakarta

Megapolitan
30 ASN Ikut Awasi Protokol Kesehatan di 17 Pasar di Jakarta Selatan

30 ASN Ikut Awasi Protokol Kesehatan di 17 Pasar di Jakarta Selatan

Megapolitan
32 Penghuni Kontrakan di Serpong Diminta Lakukan Rapid Test

32 Penghuni Kontrakan di Serpong Diminta Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Sopir Taksi Online Tewas di Bekasi, Mobil dan Ponsel Korban Hilang

Sopir Taksi Online Tewas di Bekasi, Mobil dan Ponsel Korban Hilang

Megapolitan
Kala Siswi Berprestasi Peraih 700 Piala Gagal PPDB Jakarta karena Usia dan Berharap Bangku Kosong...

Kala Siswi Berprestasi Peraih 700 Piala Gagal PPDB Jakarta karena Usia dan Berharap Bangku Kosong...

Megapolitan
Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Megapolitan
Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Razia Rumah Kos dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Rumah Kos dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X