Ketua RT: Perekam dan Penyebar Video Ancam Penggal Jokowi adalah Relawan 02

Kompas.com - 16/05/2019, 05:30 WIB
Rumah IY, terduga perekam dan Penyebar Video HS, tersangka yanh mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo di Grand Resident City Cluster Prapanca 2, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/5/2019).KOMPAS.com/ DEAN PAHREVI Rumah IY, terduga perekam dan Penyebar Video HS, tersangka yanh mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo di Grand Resident City Cluster Prapanca 2, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/5/2019).

BEKASI, KOMPAS.com — IY, salah satu perempuan yang diduga merekam dan menyebarkan videos HS, tersangka yang mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, adalah relawan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Hal itu diungkapkan Ketua RT 002 Nurdin saat ditemui di kediaman IY di Perumahan Grand Resident City, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/5/2019).

"Kebetulan dia tergabung dalam relawan 02. Dia juga kalau enggak salah ikut jadi saksi dari relawan di Kecamatan Setu. Dia ikut berbagai kegiatan setelah pemilu," kata Nurdin di kediaman IY, Rabu.

Baca juga: Perempuan Perekam dan Penyebar Video Ancaman Penggal Kepala Jokowi Dijerat Pasal Makar


Nurdin menyampaikan, IY merupakan ibu dari tiga anak yang kerja serabutan untuk menghidupi keluarga.

Namun, saat pemilu IY aktif mengikuti kegiatan sebagai relawan capres-cawapres nomor urut 02.

"Dia kerjanya serabutan, kadang marketing, sales, cuma pas pemilu dia sibuk jadi relawan, bukan kader partai ya. Dia fokus ke kegiatan pemilu," ujar Nurdin.

Polda Metro Jaya menangkap menangkap dua perempuan yang diduga merekam dan menyebarkan video HS, tersangka yang mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Rabu (15/5/2019). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Polda Metro Jaya menangkap menangkap dua perempuan yang diduga merekam dan menyebarkan video HS, tersangka yang mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Rabu (15/5/2019).

Dia juga mengatakan, IY ditangkap pihak kepolisian pukul 12.00 WIB. Tidak ada percobaan melarikan diri saat IY akan ditangkap.

"Pas ditangkap diam saja, terima saja, paling lihat data surat penangkapan enggak ekspresif sih. Dia juga enggak ke mana-mana. Dia sudah tahu bakal ditangkap. Ya dia sudah siap dijemput," tutur Nurdin.

Baca juga: Perempuan Perekam dan Penyebar Video Ancaman Penggal Kepala Jokowi Dijerat Pasal Makar

Polda Metro Jaya menangkap dua perempuan yang diduga merekam dan menyebarkan video HS, tersangka yang mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Rabu siang.

Salah satu perempuan itu berinisal IY. Keduanya langsung diperiksa polisi setelah ditangkap.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti saat menangkap IY, seperti kacamata hitam, telepon genggam, masker hitam, kerudung biru, dan tas kuning.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ruangan yang Terbakar di Polda Metro Jaya Sedang dalam Renovasi

Ruangan yang Terbakar di Polda Metro Jaya Sedang dalam Renovasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Segera Eksekusi Putusan MA yang Batalkan Kebijakan Penutupan Jalan

Pemprov DKI Diminta Segera Eksekusi Putusan MA yang Batalkan Kebijakan Penutupan Jalan

Megapolitan
Ongkos Pengadaan Pakaian Dinas Anggota DPRD Bekasi Terpilih Lampaui Ketentuan

Ongkos Pengadaan Pakaian Dinas Anggota DPRD Bekasi Terpilih Lampaui Ketentuan

Megapolitan
Awal Polemik Pemadaman Listrik dan Dugaan Pungli di Apartemen Mediterania

Awal Polemik Pemadaman Listrik dan Dugaan Pungli di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Anggap Pengeluaran Rp 544 Juta Lumrah untuk Pengadaan Pakaian Anggota DPRD

Wali Kota Bekasi Anggap Pengeluaran Rp 544 Juta Lumrah untuk Pengadaan Pakaian Anggota DPRD

Megapolitan
Kemarau Panjang, Harga Cabai di Bekasi Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Kemarau Panjang, Harga Cabai di Bekasi Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di Bintaro Diduga Kabur ke Luar Jakarta

Pelaku Pelecehan Seksual di Bintaro Diduga Kabur ke Luar Jakarta

Megapolitan
Sidang Lanjutan Kerusuhan 22 Mei, Terdakwa Pegawai Sarinah Dengarkan Keterangan Saksi

Sidang Lanjutan Kerusuhan 22 Mei, Terdakwa Pegawai Sarinah Dengarkan Keterangan Saksi

Megapolitan
Modus Penyelundupan Narkoba di Jakarta, Mulai Kemasan Mie Instan hingga Kotak Kosmetik

Modus Penyelundupan Narkoba di Jakarta, Mulai Kemasan Mie Instan hingga Kotak Kosmetik

Megapolitan
Kebakaran di Polda Metro Jaya, Polisi Bantah Terjadi di Ruang Peluru

Kebakaran di Polda Metro Jaya, Polisi Bantah Terjadi di Ruang Peluru

Megapolitan
Tutupnya Bioskop TIM dan Kenangan yang Tersisa...

Tutupnya Bioskop TIM dan Kenangan yang Tersisa...

Megapolitan
MA Batalkan Kebijakan Tutup Jalan untuk PKL, Pemprov DKI Evaluasi Aturannya

MA Batalkan Kebijakan Tutup Jalan untuk PKL, Pemprov DKI Evaluasi Aturannya

Megapolitan
Api yang Membakar Ruang Peluru Polda Metro Jaya Berhasil Dipadamkan

Api yang Membakar Ruang Peluru Polda Metro Jaya Berhasil Dipadamkan

Megapolitan
Cerita Lengkap Kasus Ibu Hamil yang Diberi Obat Kedaluwarsa oleh Puskesmas

Cerita Lengkap Kasus Ibu Hamil yang Diberi Obat Kedaluwarsa oleh Puskesmas

Megapolitan
Seputar Wacana Bekasi Gabung ke DKI, Gengsi Wali Kota dan Usulan Nama Jakarta Tenggara

Seputar Wacana Bekasi Gabung ke DKI, Gengsi Wali Kota dan Usulan Nama Jakarta Tenggara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X