Bayi Idap Eczema karena Banyak Disentuh, Sang Ayah Sayangkan Respons Netizen

Kompas.com - 18/05/2019, 03:23 WIB
Ilustrasi melindungi anak dari orang lain Shutterstock.comIlustrasi melindungi anak dari orang lain

Selain itu, ia juga menceritakan ada seorang dokter asal Singapura yang ahli dalam penanganan eczema yang menghubunginya.

"Kasih tahu, kalau dengan kontak fisik bisa terjadi eczema," katanya.

Itulah mengapa, ia merasa heran dengan orang-orang yang menyalahkan kebiasaan bersih dan larangan menyentuh bayi sembarangan, seperti yang ia ungkapkan dalam unggahan Instagramnya.

"Jadi orang-orang percaya bahwa (eczema) Ryu itu adalah ketololan bapaknya, bukan karena kondangan jadi pemicu eczema," tuturnya.

Ryu memiliki seorang adik berusia 3 bulan. Menurut Arif, apabila cara perawatan yang mereka lakukan salah dan menyebabkan anak eczema, kedua anaknya akan mengalami hal yang sama.

"Adiknya ada, Zio. Zio beda kulitnya lebih bagus. Jadi lucunya aku memperlakukan Ryu dan Zio sama, bersih, clean freak-lah yang aku tulis. Sedikit-sedikit lap. Kalau clean freak penyebab jadi eczema, lucu. Zio enggak begitu, hanya Ryu," ungkapnya.

Pada akhirnya, ia meminta masyarakat untuk memahami bahwa penyebab eczema tidak dapat disimpulkan dengan begitu saja. Ada banyak faktor yang membuat seorang anak mengalami gangguan kulit yang terasa gatal dan perih.

"Kita enggak bisa judge langsung karena tisu basah, karena genetik, karena kurang kotor, kurang imun, dan lain-lain. Enggak bisa semudah itu," ujarnya.

Keluar konteks dan disinformasi

Menurut Arif, hal itu membuat pesan yang ingin ia sampaikan menjadi kabur dan justru menggiring opini dan disinformasi.

Ia pun menyampaikan maksud awal membagikan cerita Ryu. Semua itu tidak ada maksud untuk menyalahkan pihak tertentu, tetapi untuk meningkatkan ketegasan orangtua demi menjaga buah hatinya.

"Barulah kemarin ini aku share, dengan emosional aku share karena inget kejadian itu. Aku ketik semua, ceritakan, imbau orang-orang. 'Ayo kalian sebagai orangtua harus lebih aware, kalau kalian enggak berani tegur, nanti jadi kayak saya. Sudah telanjur baru menyesal'," ujarnya.

Ia pun mengimbau orangtua di luar sana untuk tidak perlu merasa sungkan atau takut disebut sombong ketika meminta orang lain tidak sembarangan memegang anaknya.

Semua itu untuk menjaga kondisi anak, apalagi jika sudah diketahui memiliki kondisi khusus, seperti Ryu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Megapolitan
Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Megapolitan
Kisah Penjaga Lintasan Kereta Tak Berpalang di Ancol, Lari-lari 500 Meter hingga Ribut dengan Pengendara 'Ngeyel'

Kisah Penjaga Lintasan Kereta Tak Berpalang di Ancol, Lari-lari 500 Meter hingga Ribut dengan Pengendara "Ngeyel"

Megapolitan
Untuk Pilkada Tangsel, Hanura Cari Kandidat yang Mau Dongkrak Kualitas SDM

Untuk Pilkada Tangsel, Hanura Cari Kandidat yang Mau Dongkrak Kualitas SDM

Megapolitan
Minta Pemulangan PMKS di Jakarta Digencarkan, Komisi E Soroti Pengemis Jutawan di Jaksel

Minta Pemulangan PMKS di Jakarta Digencarkan, Komisi E Soroti Pengemis Jutawan di Jaksel

Megapolitan
Kali Angke yang Sempit dan Penuh Sampah Jadi Kendala Tim SAR Cari Bocah yang Hanyut

Kali Angke yang Sempit dan Penuh Sampah Jadi Kendala Tim SAR Cari Bocah yang Hanyut

Megapolitan
Bocah yang Tenggelam di Kali Angke Ciputat Belum Ditemukan

Bocah yang Tenggelam di Kali Angke Ciputat Belum Ditemukan

Megapolitan
TPU Menteng Pulo 2 di Malam Hari, Jadi Tempat Kumpul Anak Muda hingga Narkoba

TPU Menteng Pulo 2 di Malam Hari, Jadi Tempat Kumpul Anak Muda hingga Narkoba

Megapolitan
Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Bikin Pergub soal Kriteria Warga Miskin

Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Bikin Pergub soal Kriteria Warga Miskin

Megapolitan
Viral Video Penumpang Merokok di KRL, PT KCI Sebut Itu Terjadi di Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Viral Video Penumpang Merokok di KRL, PT KCI Sebut Itu Terjadi di Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X