Perebutan Kursi DPRD DKI 2019: Suara PKS dan Gerindra Naik, PPP dan Hanura Anjlok

Kompas.com - 22/05/2019, 06:51 WIB
Suasana rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Suasana rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perolehan suara partai politik di DPRD DKI Jakarta ada yang naik dan merosot di pemilu 2019.

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, partai yang suaranya melejit adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Nasdem.

PKS naik dari 11 kursi menjadi 16 kursi. Kemudian Gerindra naik dari 15 kursi menjadi 19 kursi. Begitu pula PAN yang suaranya naik dari dua kursi jadi sembilan kursi.

Baca juga: Ini 106 Caleg yang Diperkirakan Lolos ke DPRD DKI

Adapun, PSI yang merupakan partai baru, mendapatkan lima kursi. Sementara Nasdem naik dari lima kursi menjadi tujuh kursi.

Partai yang suaranya turun yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai kebangkitan Bangsa (PKB), dan Hanura.

Kendati menjadi partai pemenang dengan suara terbesar, perolehan kursi PDI-P turun dari 28 menjadi 25.

Baca juga: Perkiraan Perolehan Kursi DPRD DKI: PDI-P Terbanyak, PPP Dapat 1 Kursi

PKB yang tadinya memperoleh enam kursi kini hanya mendapatkan lima kursi.

Begitu pula Golkar kini hanya punya enam kursi dari awalnya sembilan kursi.

Hanura dan PPP menjadi partai dengan penurunan paling tajam. Hanura yang tadinya memiliki sepuluh kursi, kini terdepak dari DPRD.

Kemudian untuk PPP, sepuluh kursi yang dimiliki hilang dan kini hanya dapat satu kursi.

Baca juga: 9 Caleg Lolos DPRD DKI, PAN Akan Kawal Megaproyek Pemprov DKI

Hanya Partai Demokrat yang perolehan kursinya tetap, yakni sepuluh kursi.

Perolehan kursi hasil Pileg 2019 ini merupakan simulasi dengan metode sainte lague yang digunakan pada Pemilu 2019.

Perolehan kursi pemilu legislatif baru ditetapkan KPU setelah Juni 2019.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X